JAKARTA, AFU.ID — Michael Olise menutup Piala Dunia 2026 dengan torehan bersejarah meski gagal membawa Prancis meraih posisi ketiga. Gelandang berusia 24 tahun itu resmi menjadi raja assist turnamen setelah membukukan tujuh assist sepanjang kompetisi. Catatan tersebut sekaligus mematahkan rekor assist terbanyak dalam satu edisi Piala Dunia yang bertahan selama 56 tahun sejak dipegang legenda Brasil, Pele, pada 1970.
Rekor itu dipastikan ketika Olise menyumbang satu assist dalam kekalahan Prancis 4-6 dari Inggris pada laga perebutan tempat ketiga, Minggu (19/7/2026). Masuk sebagai pemain pengganti pada awal babak kedua menggantikan Rayan Cherki, pemain Bayern Munich itu mengirim umpan matang yang diselesaikan Kylian Mbappe menjadi gol. Assist tersebut menjadi yang ketujuh bagi Olise sepanjang turnamen.
Torehan tujuh assist membuat Olise berdiri sendirian di puncak daftar pencetak assist terbanyak dalam satu edisi Piala Dunia. Ia melewati rekor Pele yang mencatat enam assist pada Piala Dunia 1970, sementara Robert Gadocha (1974), Pierre Littbarski (1982), Diego Maradona (1986), dan Thomas Hassler (1994) sama-sama mengoleksi lima assist. Olise juga unggul jauh atas para pesaingnya di Piala Dunia 2026, seperti Kylian Mbappe, Bruno Guimaraes, Martin Odegaard, dan Brahim Diaz yang masing-masing hanya mengemas empat assist.
Debutan yang Langsung Mencuri Perhatian
Piala Dunia 2026 menjadi penampilan pertama Olise bersama tim senior Prancis di ajang terbesar sepak bola dunia. Pesepak bola kelahiran Hammersmith, London Barat, itu langsung menjelma sebagai motor serangan Les Bleus lewat visi bermain, kreativitas, dan umpan-umpan akuratnya. Penampilan impresif tersebut melengkapi perjalanan internasionalnya yang melesat dalam dua tahun terakhir.
Olise memiliki darah Nigeria dari sang ayah dan keturunan Prancis-Aljazair dari ibunya. Ia mengawali karier di akademi Chelsea sebelum berkembang bersama Reading dan Crystal Palace hingga akhirnya direkrut Bayern Munich tahun 2024. Meski besar di Inggris dan belum pernah membela klub Prancis, Olise memilih memperkuat Les Bleus di level internasional.
Namanya mulai mencuri perhatian ketika tampil gemilang bersama tim Olimpiade Prancis pada Paris 2024. Di bawah arahan Thierry Henry, ia mencetak dua gol dan lima assist untuk membawa Prancis melaju hingga final, sebelum akhirnya dipanggil ke tim senior dan menjalani debut pada UEFA Nations League melawan Italia pada September 2024.
Bersama Bayern Munich, Olise langsung menunjukkan kualitasnya sejak laga perdana dengan mencatat assist selang dua menit setelah dimasukan sebagai pemain pengganti di ajang Piala Jerman melawan Ulm 1846. Dalam 105 penampilan bersama Die Roten, ia telah mengoleksi 42 gol dan 53 assist. Musim lalu, Olise juga mencatatkan 30 assist di semua kompetisi, terbanyak di antara seluruh pemain Prancis yang tampil di lima liga top Eropa.
Di luar lapangan, Olise dikenal sebagai sosok tenang yang dijuluki "Mr Nonchalant" karena gaya bermainnya yang santai. Ia memiliki kebiasaan menginjak rumput lapangan sebelum pertandingan untuk merasakan kondisi permukaan, dan gemar bermain catur sebagai cara melepas penat dari rutinitas sepak bola. Kini, debutnya di Piala Dunia tak hanya dikenang karena performa impresif, tetapi juga karena berhasil memecahkan salah satu rekor individu paling bergengsi dalam sejarah turnamen tersebut. (RAI)