JAKARTA, AFU.ID — Timnas Indonesia disebut sebagai kandidat terkuat untuk menjuarai Piala AFF 2026 oleh media Vietnam, The Thao 247. Penilaian itu muncul menjelang bergulirnya turnamen Asia Tenggara yang berlangsung pada 24 Juli hingga 29 Agustus 2026. Indonesia dinilai memiliki skuad yang cukup kompetitif meski tidak diperkuat seluruh pemain yang berkarier di Eropa.
Dalam ulasannya, The Thao 247 menyebut investasi besar yang dilakukan PSSI dalam beberapa tahun terakhir menjadi salah satu faktor yang membuat Indonesia berada di barisan terdepan calon juara. Kehadiran sejumlah pemain berpengalaman seperti Thom Haye, Sandy Walsh, Jordi Amat, Shayne Pattynama, Ragnar Oratmangoen, Marc Klok, Marselino Ferdinan, dan Egy Maulana Vikri juga dinilai memperkuat peluang skuad Garuda. "Indonesia dinilai oleh banyak pengamat sebagai kandidat terkuat juara Piala AFF 2026, berkat investasi besar-besaran dalam beberapa tahun terakhir dan komitmen tinggi dari PSSI," tulis The Thao 247.
Media tersebut juga menilai Indonesia tetap memiliki kedalaman skuad yang mumpuni meski Piala AFF tidak masuk dalam kalender FIFA sehingga pelatih John Herdman berpotensi kesulitan memanggil seluruh pemain yang merumput di luar negeri. Di sisi lain, keberadaan sejumlah pemain naturalisasi yang tampil di kompetisi domestik dianggap memudahkan tim pelatih memantau kondisi para pemain selama masa persiapan. Faktor tersebut diyakini membuat Indonesia tetap menjadi salah satu tim yang paling siap menghadapi persaingan di turnamen.
Indonesia sendiri tergabung di Grup A bersama Vietnam, Singapura, Kamboja, dan Timor Leste. Skuad Garuda dijadwalkan memulai perjuangannya dengan menghadapi Kamboja di Stadion Pakansari, Kabupaten Bogor, pada 27 Juli 2026. Laga tersebut menjadi langkah awal Indonesia dalam upaya merebut tiket menuju babak semifinal.
Gelandang timnas Indonesia Thom Haye mengakui perjalanan Garuda di Piala AFF selama ini belum menghasilkan trofi juara. Namun, catatan tersebut justru menjadi motivasi tambahan bagi seluruh pemain untuk mengakhiri penantian panjang masyarakat Indonesia. "Kami ingin menunjukkan kemampuan kami, jadi kami bekerja sangat keras. Kami akan mempersiapkan diri dengan sangat baik," ujar Thom Haye.
Pemain yang pernah membela NAC Breda itu menegaskan target Indonesia pada Piala AFF 2026 bukan sekadar melangkah jauh, melainkan membawa pulang gelar juara. Menurutnya, setiap pemain harus memiliki mentalitas pemenang sejak awal turnamen dimulai agar mampu bersaing dengan tim-tim terbaik Asia Tenggara. "Kami berkompetisi untuk menang. Kami tidak takut untuk mengatakan itu. Kami telah bermain di banyak final, jadi itu tentu saja target utama," katanya.
Optimisme tersebut sekaligus menjadi harapan baru bagi Indonesia untuk mengakhiri penantian panjang di Piala AFF. Sejak pertama kali mengikuti turnamen pada 1996, Indonesia belum pernah sekalipun mengangkat trofi juara meski enam kali berhasil mencapai partai final. Catatan sebagai negara dengan koleksi runner-up terbanyak kini diharapkan dapat diputus oleh generasi baru di bawah arahan John Herdman. (RAI)