JAKARTA, AFU.ID — Pohon berukuran besar tumbang dan menimpa mobil pikap yang membawa rombongan warga di Jalan Banda Aceh-Medan, kawasan Tanjong Krueng, Kota Sigli, Kabupaten Pidie, Aceh. Tujuh orang meninggal dunia dan lima lainnya mengalami luka-luka dalam kejadian tersebut. Pohon yang menimpa kendaraan diduga telah berusia tua dan mengalami pelapukan pada bagian akar.
Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Aceh (BPBA) Bahron Bakti mengatakan terdapat 12 orang di dalam kendaraan saat kejadian. Tujuh di antaranya meninggal dunia, sedangkan lima korban selamat mengalami luka terutama pada bagian kepala dan leher. Seluruh korban merupakan rombongan warga dari Kecamatan Pidie.
"Total korban 12 orang yaitu tujuh meninggal dunia dan lima luka-luka," kata Bahron, Rabu (12/8/2026). Salah satu korban luka bahkan dilaporkan dalam kondisi koma berdasarkan keterangan BPBD Kabupaten Pidie. Para korban selamat kemudian mendapat perawatan medis di rumah sakit di Sigli.
Insiden bermula ketika mobil bak terbuka Suzuki Carry yang membawa rombongan warga melintas di jalan nasional Banda Aceh-Medan sekitar pukul 21.00 WIB. Saat kendaraan berada di kawasan Tanjong Krueng, pohon besar tiba-tiba tumbang dan langsung menimpa mobil. BPBD menyebut pohon tersebut diduga sudah tua dan bagian akarnya mengalami pelapukan.
Warga yang berada di sekitar lokasi kemudian membantu mengevakuasi para korban. Tim gabungan turut dikerahkan untuk memotong batang dan ranting pohon yang menutupi kendaraan serta badan jalan. Proses evakuasi berlangsung hingga seluruh korban berhasil dikeluarkan dan dibawa ke rumah sakit.
Tujuh korban meninggal masing-masing Zubaidah (60), Nurmawati (50), Rapasah (55), Patimah Wati (47), Salbiah (68), Zainabon (64), dan Halimah (68). BPBD Kabupaten Pidie menyebut seluruh korban berasal dari Gampong Puli Seke, Kecamatan Pidie. Jenazah para korban telah dipulangkan ke rumah duka.
Sementara lima korban luka terdiri atas Ahmad Sahir (12), Muhammad Kausar (7,5), M Hidayat (25), Huaidi (10), dan Dayat (25). Mereka mengalami luka dengan tingkat keparahan berbeda dan menjalani perawatan di fasilitas kesehatan. Petugas juga terus memantau perkembangan kondisi para korban yang masih dirawat.
Pohon yang tumbang sempat menutup akses Jalan Banda Aceh-Medan sehingga kendaraan tidak dapat melintas selama proses evakuasi dan pembersihan berlangsung. Material pohon kemudian dipotong dan disingkirkan dari badan jalan oleh petugas. "Lokasi kejadian sudah dibersihkan dan korban sudah dievakuasi," ujar Bahron.
BPBD Kabupaten Pidie mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan ketika melintas di kawasan yang dipenuhi pepohonan besar, terutama saat kondisi cuaca kurang bersahabat. Petugas meminta masyarakat memperhatikan potensi pohon tua maupun lapuk yang berisiko tumbang dan membahayakan pengguna jalan. Insiden tersebut kini menjadi salah satu kejadian pohon tumbang dengan korban jiwa terbanyak di wilayah Pidie tahun ini. (RHU)