Nikmati fitur lengkap distribusi bias, newsletter, pemberitahuan berita
Dua Demo Digelar di Jakarta Hari Ini: Polisi Siagakan 879 Personel, Pengendara Diminta Cari Jalur Alternatif
Bagikan:
Penulis: Raihan Immaduddin
Demo mahasiswa dari berbagai universitas di depan kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (24/9). Aksi mahasiswa itu menolak UU KPK dan pengesahan RUU KUHP. (Foto: JPNN/Ricardo)
JAKARTA,AFU.ID — Dua aksi unjuk rasa dijadwalkan berlangsung di Jakarta pada pukul 13.00 WIB. Aksi pertama digelar kelompok Cipayung Plus Jakarta Timur yang terdiri dari LMND, GMNI, SEMMI, dan PD HIMA PERSIS di kawasan Istana Presiden dan DPR. Sementara aksi lainnya dilakukan Dewan Eksekutif Mahasiswa Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Wilayah III periode 2025-2027 di kompleks DPR/MPR RI.
Kelompok Cipayung Plus Jakarta Timur membawa sejumlah isu terkait kebijakan pemerintah, penegakan hukum, hingga tata kelola negara. Massa di antaranya menyoroti aliran dana MBG, peran militer dalam koperasi desa, pergantian Kapolri, perombakan kabinet, serta pengembalian dana pendidikan. Mereka juga membawa tuntutan terkait penuntasan kasus Febrie Adriansyah, pengesahan UU Perampasan Aset, dan desakan agar Ketua Komisi III DPR Habiburokhman mundur.
Aksi di kawasan Istana Presiden dan DPR menjadi salah satu kegiatan yang mendapat pengamanan aparat. Sebanyak 879 personel gabungan dari Polda, Polres, dan Polsek jajaran disiapkan untuk mengamankan kegiatan unjuk rasa di wilayah Jakarta Pusat. Personel pelayanan pengamanan unjuk rasa wilayah Jakarta Pusat juga dilibatkan dalam pengamanan. "Dengan adanya dua aksi tersebut, kepadatan lalu lintas berpotensi terjadi di sejumlah ruas jalan Jakarta Pusat," kata Kepala Seksi Humas Polres Metro Jakarta Pusat, Iptu Erlyn Sumantri, dalam keterangan terulis. (RAI)
13.00 WIB | Istana Presiden dan DPR Massa: Kelompok Cipayung Plus Jakarta Timur (LMND, GMNI, SEMMI, PD HIMA PERSIS) Tuntutan: Usut aliran dana MBG, evaluasi kebijakan pemerintah, penegakan hukum, pengesahan UU Perampasan Aset, hingga desakan pergantian pejabat.
13.00 WIB | DPR/MPR RI Massa: Dewan Eksekutif Mahasiswa Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Wilayah III periode 2025-2027
Jalur Alternatif yang Direkomendasikan
• Dari arah Selatan menuju Jakarta Pusat/Jakarta Timur
Hindari ruas Jalan MH Thamrin, Medan Merdeka Barat, dan Kebon Sirih. Pengendara dapat menggunakan jalur Tomang–Suryopranoto–Harmoni atau melintas melalui Jalan KH Mas Mansyur menuju kawasan Karet.
• Dari arah Barat menuju Jakarta Pusat/Jakarta Barat
Gunakan rute Jalan S. Parman–Tomang–Jalan Kyai Caringin–KH Hasyim Ashari–Harmoni untuk menghindari kepadatan di sekitar Gambir dan Kebon Sirih.
• Menuju kawasan Sudirman atau Menteng
Pengendara disarankan melintas melalui Jalan HR Rasuna Said–Kuningan atau Jalan Imam Bonjol–Diponegoro agar tidak terjebak kepadatan di pusat kota.
Rute Alternatif di Sekitar Lokasi Aksi
1. Dari arah Selatan (Blok M/Sudirman/Thamrin) menuju Utara (Harmoni/Kota)
Jalan Sudirman–Galunggung–KH Mas Mansyur–Tomang–Harmoni, atau melalui Jalan Diponegoro–Proklamasi–Salemba–Gunung Sahari.
2. Dari arah Utara (Kota/Gajah Mada) menuju Selatan (Thamrin/Sudirman)
Harmoni–Juanda–Pos–Gunung Sahari–Senen–Kramat Raya, atau melalui Cikini menuju Menteng dan Sudirman.
3. Dari arah Timur (Senen/Pulogadung) menuju Barat (Tanah Abang/Tomang)
Gunung Sahari–Dr. Sutomo–Juanda–Suryopranoto–Tomang untuk menghindari kepadatan di kawasan Gambir dan Kebon Sirih. (RAI)