JAKARTA, AFU.ID — Mantan Kepala Staf TNI Angkatan Laut Laksamana TNI (Purn) Achmad Sutjipto meninggal dunia di Rumah Sakit Medistra, Jakarta Selatan, Kamis, (18/6/2026). Ia wafat dalam usia 81 tahun.
Kabar duka tersebut disampaikan Wakil Ketua Komisi I DPR RI Dave Laksono. Ia menyampaikan belasungkawa atas wafatnya Achmad Sutjipto yang pernah memimpin TNI Angkatan Laut pada periode 1999–2000.
“Semoga almarhum mendapat tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa, serta keluarga diberikan kekuatan, ketabahan, dan keikhlasan dalam menghadapi masa duka ini,” kata Dave di Jakarta, Kamis, (18/6/2026).
Dave menyebut Achmad Sutjipto sebagai salah satu putra terbaik bangsa yang mengabdikan sebagian besar hidupnya melalui TNI Angkatan Laut dan berbagai peran strategis setelah purnatugas.
Menurut dia, Achmad dikenal sebagai prajurit yang menjunjung profesionalisme, integritas, dan komitmen terhadap kepentingan bangsa dan negara.
“Kontribusi yang telah beliau berikan menjadi bagian penting dalam perjalanan pembangunan kekuatan pertahanan nasional, khususnya di lingkungan TNI Angkatan Laut,” ujar Dave.
Achmad Sutjipto merupakan purnawirawan perwira tinggi TNI AL dari Korps Pelaut. Ia lahir di Bondowoso pada 12 Mei 1945 dan menempuh pendidikan di Akademi Angkatan Laut hingga lulus pada 1969.
Sebelum menjabat KSAL, Achmad Sutjipto pernah menjadi Wakil KSAL pada 1999 dan Komandan Jenderal Akademi ABRI pada 1998.
Jenazah Achmad Sutjipto disemayamkan di kediamannya di Jalan Gading 10 Blok D Nomor 45, Kodamar Kelapa Gading, Jakarta Utara. Almarhum direncanakan dimakamkan di Taman Makam Pahlawan Kalibata.
Dave mengatakan kepergian Achmad Sutjipto menjadi kehilangan bagi keluarga besar TNI, dunia kemaritiman Indonesia, dan bangsa secara keseluruhan.
Nilai pengabdian dan kepemimpinan yang diwariskan almarhum dinilai tetap menjadi teladan bagi generasi penerus dalam menjaga kedaulatan serta kepentingan nasional. (RHU)