Aston Villa, yang berhak tampil di Piala Super Eropa 2026 setelah menjuarai Liga Europa, tidak merasa gentar menghadapi Paris Saint-Germain (PSG) yang merupakan juara Liga Champions. Gelandang Villa, John McGinn, optimis timnya mampu bersaing dengan PSG meskipun diunggulkan secara materi pemain. McGinn menekankan pengalaman tim dalam menghadapi tim besar dan keberlanjutan inti skuad serta metode pelatihan pelatih Unai Emery sebagai modal penting untuk menyongsong pertandingan tersebut, memberikan harapan tinggi bagi para penggemar Villa.
Selebrasi John McGinn setelah cetak gol ke gawang Lille. (Dok. UEFA)
JAKARTA, AFU.ID - Aston Villa tidak gentar menghadapi Paris Saint-Germain yang datang dengan status sebagai juara Liga Champions pada Piala Super Eropa 2026. Gelandang Villa, John McGinn, percaya diri timnya mampu bersaing dan memberikan perlawanan kepada raksasa Prancis tersebut. PSG vs Aston Villa akan berlangsung di Stadion Salzburg, Kamis (13/8/2026).
PSG tampil sebagai juara Liga Champions, sedangkan Villa berhak tampil setelah menjuarai Liga Europa musim lalu. Di atas kertas, PSG lebih diunggulkan karena memiliki materi pemain yang lebih mentereng. Les Parisiens juga berstatus sebagai juara bertahan Piala Super Eropa setelah mengalahkan Tottenham Hotspur melalui adu penalti pada edisi 2025.
Namun, McGinn menilai status PSG sebagai juara Liga Champions bukan alasan bagi Villa untuk kehilangan kepercayaan diri. Ia melihat Villa sudah terbiasa menghadapi tim-tim besar dalam beberapa musim terakhir. Keyakinan McGinn juga tidak lepas dari pertemuan kedua tim di perempatfinal Liga Champions 2024/2025. Saat itu, PSG menang 3-1 pada leg pertama di Parc des Princes.
Villa kemudian membalas dengan kemenangan 3-2 di Villa Park pada leg kedua. PSG tetap melaju ke semifinal karena unggul agregat 5-4. Meski tersingkir, Villa menunjukkan bahwa mereka mampu memberikan tekanan kepada PSG. McGinn percaya pengalaman tersebut menjadi modal penting bagi Villa untuk kembali menghadapi PSG di Piala Super Eropa. Menurut McGinn, Villa memiliki fondasi yang cukup kuat meski terjadi sejumlah perubahan dalam skuad. Kerangka utama tim masih dipertahankan, termasuk pelatih Unai Emery dan metode permainan yang diterapkan.
"Kami secara konsisten bersaing dengan tim-tim terbaik di Inggris dan Eropa. Kami memang menghadapi berbagai tantangan dan telah banyak perubahan yang terjadi, namun kami tetap mempertahankan inti tim yang sama, pelatih yang sama, metode yang sama, serta hasrat yang sama untuk meraih lebih banyak lagi," ujar McGinn dikutip dari situs UEFA. McGinn menilai keberlanjutan tersebut membuat Villa tetap memiliki alasan untuk memasang target tinggi ketika menghadapi PSG. "Selama semangat itu tetap ada, para penggemar Villa bisa menaruh harapan setinggi-tingginya," lanjutnya.