JAKARTA, AFU.ID — Prancis mengawali langkah di Piala Dunia 2026 dengan kemenangan 3-1 atas Senegal. Hasil tersebut mengantarkan Les Bleus langsung memuncaki klasemen sementara grup dengan raihan tiga poin.
Kemenangan Prancis tidak diraih dengan mudah setelah Senegal mampu memberikan perlawanan sengit sepanjang pertandingan. Tim asuhan Didier Deschamps bahkan sempat kesulitan membongkar pertahanan lawan sebelum menemukan solusi pada babak kedua.
Pelatih Prancis Didier Deschamps mengungkapkan perubahan posisi Ousmane Dembele dan Michael Olise menjadi titik penting yang mengubah jalannya pertandingan. Pergeseran tersebut membuat serangan Prancis lebih hidup dan efektif dalam menciptakan peluang.
"Ini agak melegakan. Awalnya kami sedikit khawatir. Mengubah posisi Ousmane (Dembele) dan Michael (Olise) membuat perbedaan besar," kata Deschamps usai pertandingan, Rabu (17/6/2026).
Dalam skema baru tersebut, Dembele digeser lebih melebar sebagai penyerang sayap, sementara Olise ditempatkan sebagai gelandang serang. Perubahan itu membuka ruang lebih luas bagi Kylian Mbappe untuk bergerak dan mengancam pertahanan Senegal.
Sebelum gol tercipta, Senegal justru beberapa kali lebih dulu menghadirkan ancaman berbahaya. Nicolas Jackson sempat membuat lini belakang Prancis bekerja keras, sementara peluang Ismaila Sarr menjelang turun minum masih melambung di atas mistar gawang.
Memasuki babak kedua, Prancis mulai tampil lebih agresif dan menciptakan sejumlah peluang beruntun. Michael Olise dan Kylian Mbappe sempat menguji ketangguhan kiper Senegal Edouard Mendy, namun belum membuahkan hasil.
Kebuntuan akhirnya pecah pada menit ke-66 ketika Mbappe melepaskan tembakan keras yang gagal dihentikan Mendy. Gol tersebut menjadi momentum kebangkitan Prancis setelah sebelumnya kesulitan menemukan celah di lini pertahanan Senegal.
Senegal sebenarnya sempat membalas melalui Nicolas Jackson beberapa saat kemudian. Namun harapan menyamakan kedudukan sirna setelah gol tersebut dianulir wasit karena posisi offside. Prancis kemudian menggandakan keunggulan pada menit ke-82 lewat Bradley Barcola yang memanfaatkan umpan Adrien Rabiot. Gol tersebut membuat Les Bleus semakin nyaman mengendalikan jalannya pertandingan.
Drama terjadi pada masa tambahan waktu ketika Ibrahim Mbaye berhasil memperkecil ketertinggalan Senegal menjadi 2-1 pada menit 90+5. Gol itu sempat membuka peluang Senegal untuk mencuri poin pada menit-menit akhir. Namun harapan tersebut hanya bertahan sesaat karena Mbappe kembali mencetak gol kurang dari satu menit kemudian.
Gol keduanya memastikan kemenangan Prancis dengan skor 3-1 sekaligus menutup pertandingan dengan manis. "Selalu penting untuk memenangkan pertandingan pembuka. Ini baru pertandingan pertama, tetapi kami akan menikmatinya," tutup Deschamps. (ANT/RAI)