Timnas Indonesia akan menghadapi Vietnam dalam laga Grup A Piala AFF 2026 di Stadion Pakansari, Cibinong, dengan pelatih John Herdman menyiapkan Rizky Ridho untuk mengawal dua penyerang Brasil, Rafaelson dan Geovane Magno, yang telah mencetak gol dalam turnamen ini. Indonesia sebelumnya menunjukkan pertahanan yang solid dengan hanya kebobolan satu gol dalam dua pertandingan, dan Herdman menekankan pentingnya kontribusi lini belakang dalam kesuksesan tim, menjadikan pertandingan melawan Vietnam sebagai ujian krusial bagi pertahanan mereka.
Pelatih tim nasional sepak bola Indonesia John Herdman (tengah) di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Jakarta, Minggu (2/8/2026). ANTARA/Aloysius Lewokeda
JAKARTA, AFU.ID – Timnas Indonesia harus mewaspadai kekuatan lini depan Vietnam saat kedua tim bertemu pada laga Grup A Piala AFF 2026. Pelatih John Herdman menyiapkan Rizky Ridho untuk menghadapi ancaman dua penyerang kelahiran Brasil yang kini membela Vietnam. Indonesia akan menghadapi Vietnam di Stadion Pakansari, Cibinong, Kabupaten Bogor, Senin (3/8/2026) pukul 20.30 WIB.
Vietnam memiliki Nguyen Xuan Son atau Rafaelson dan Nguyen Tai Loc atau Geovane Magno sebagai dua pemain yang patut diperhatikan. Keduanya sudah mencetak masing-masing satu gol di Piala AFF 2026. Selain dua pemain tersebut, Vietnam juga memiliki Nguyen Dinh Bac. Penyerang berusia 21 tahun itu bahkan sudah mengoleksi tiga gol.
Herdman memastikan Rizky Ridho akan kembali tampil menghadapi Vietnam. Bek Persija Jakarta itu mendapat tugas untuk mengawal penyerang Vietnam yang memiliki postur dan kemampuan duel yang kuat. Ridho sebelumnya menjadi salah satu pemain penting di lini belakang Indonesia saat menghadapi Kamboja. Ia tampil sebagai salah satu dari tiga bek bersama Sandy Walsh dan Shayne Pattynama sekaligus dipercaya mengenakan ban kapten.
Namun, Ridho tidak dimainkan ketika Indonesia menghadapi Timor Leste. Herdman saat itu memilih Brian Fatari, Wahyu Prasetyo, dan Jordi Amat untuk mengisi pertahanan. Kini Ridho kembali dipersiapkan untuk menghadapi ancaman lini depan Vietnam. "Akan ada pemain lain yang tampil dalam pertandingan berikutnya melawan Vietnam. Rizky Ridho, misalnya, memikul tugas berat menghadapi penyerang jangkung asal Brasil itu," ujar Herdman dalam konferensi pers jelang laga, Minggu (2/8/2026).
Herdman menilai pekerjaan pemain bertahan sering kali tidak mendapat sorotan meski memiliki peran penting dalam menentukan hasil pertandingan. "Kita cenderung memperhatikan pemain yang melakukan manuver, menggiring bola, atau melepaskan tembakan, namun ada banyak kerja keras yang tak terlihat dari para pemain yang berjuang di balik layar," katanya.
Herdman juga memberikan apresiasi terhadap kinerja lini belakang Indonesia sepanjang dua pertandingan awal Piala AFF 2026. Skuad Garuda baru kebobolan satu gol setelah menghadapi Kamboja dan Timor Leste. Indonesia bahkan mampu menjaga gawang tetap bersih saat menghadapi Timor Leste. "Jika kita semua melihat kembali pertandingan melawan Timor Leste, di mana saya sangat bangga dengan catatan nirbobol dalam laga tersebut, serta laga pertama melawan Kamboja," ujar Herdman.
Menurut Herdman, solidnya pertahanan Indonesia merupakan hasil kerja kolektif. Ia meminta kontribusi para pemain belakang tidak dilupakan hanya karena perhatian lebih sering tertuju kepada pemain yang mencetak gol atau melakukan aksi menarik. "Ada banyak kontribusi hebat yang terjadi di balik aksi para pemain yang menghibur penonton itu. Dan tentu saja, kita semua harus memberikan apresiasi kepada mereka juga," tuturnya.
Pertandingan melawan Vietnam menjadi ujian penting bagi lini belakang Indonesia. Rizky Ridho dan rekan-rekannya harus mampu meredam dua penyerang kelahiran Brasil sekaligus mengantisipasi produktivitas Nguyen Dinh Bac. (FAD)