JAKARTA, AFU.ID - Megawati Hangestri Pertiwi bakal menghadapi persaingan ketat saat kembali bermain di Liga Voli Korea atau V-League putri musim 2026/2027. Pemain Indonesia yang kini memperkuat Hyundai Hillstate itu menjadi satu-satunya opposite asal Asia di antara tujuh opposite asing yang diproyeksikan menjadi tumpuan serangan masing-masing klub. Status tersebut membuat kiprah Megawati kembali menjadi salah satu yang paling dinantikan menjelang bergulirnya musim baru.
Tujuh klub peserta V-League putri sama-sama mengandalkan pemain asing di posisi opposite untuk memperkuat produktivitas serangan. Di antara deretan pemain tersebut, Megawati menjadi satu-satunya yang berasal dari Asia. Ia bergabung dengan Hyundai Hillstate melalui skema pemain kuota Asia.
Musim 2026/2027 sekaligus menandai babak baru perjalanan Megawati di Korea Selatan. Sebelumnya, pemain berjuluk Megatron itu menghabiskan dua musim bersama JungKwanJang Red Sparks dan menjadi salah satu pemain penting di lini serang klub tersebut. Kini, ia harus membangun kembali chemistry bersama pemain Hyundai Hillstate.
Persaingan di sektor opposite diprediksi menjadi salah satu daya tarik V-League musim ini. Setiap klub memiliki pemain asing yang diharapkan mampu menjadi mesin pencetak poin sepanjang kompetisi. Megawati pun akan berhadapan dengan deretan opposite asing dari berbagai negara yang memiliki karakter permainan berbeda.
Meski menjadi satu-satunya opposite asal Asia, Megawati tidak datang ke kompetisi Korea sebagai pemain baru. Pengalaman dua musim bersama Red Sparks membuatnya telah memahami ritme, tekanan, dan karakter permainan V-League. Tantangannya kini adalah mempertahankan ketajaman tersebut bersama tim yang berbeda.
Hyundai Hillstate juga memiliki Jordan Wilson sebagai pemain asing lainnya untuk musim 2026/2027. Kehadiran Megawati dan Wilson memberikan pilihan serangan baru bagi klub dalam membangun komposisi untuk menghadapi kompetisi. Persiapan pramusim menjadi periode penting bagi keduanya untuk menyatu dengan sistem permainan tim.
Sebagian besar pemain asing yang akan tampil di V-League putri juga sudah mulai tiba di Korea Selatan. Dari total 14 pemain asing yang memperkuat tujuh klub, 12 pemain disebut telah bergabung untuk menjalani persiapan. Kondisi tersebut membuat persaingan menuju komposisi terbaik masing-masing klub mulai terbentuk sebelum kompetisi reguler dimulai.
V-League putri musim 2026/2027 dijadwalkan mulai bergulir pada Oktober. Sebelum kompetisi reguler berlangsung, sejumlah klub akan lebih dahulu menjalani agenda pramusim, termasuk KOVO Cup 2026. Turnamen tersebut dapat menjadi salah satu kesempatan awal untuk melihat kesiapan pemain asing dan komposisi baru setiap klub.
Bagi Megawati, periode pramusim juga menjadi kesempatan untuk beradaptasi dengan rekan setim dan pola permainan Hyundai Hillstate. Perhatian publik Indonesia diperkirakan kembali tertuju kepadanya setelah performanya bersama Red Sparks membuat V-League semakin populer di kalangan penggemar voli Tanah Air. Kepindahannya ke Hyundai Hillstate membuat musim baru membawa tantangan berbeda.
Status sebagai satu-satunya opposite Asia di antara tujuh opposite asing menempatkan Megawati dalam posisi menarik menjelang kompetisi. Ia bukan hanya membawa pengalaman dua musim di Korea, tetapi juga harus membuktikan ketajamannya dalam lingkungan tim baru. V-League 2026/2027 pun menjadi panggung berikutnya bagi Megawati untuk mempertahankan reputasinya sebagai salah satu penyerang yang diperhitungkan di Liga Voli Korea. (RHU)