JAKARTA, AFU.ID — Hyundai Hillstate menelan kekalahan telak saat tampil tanpa Megawati Hangestri Pertiwi dalam pertandingan pertama Women’s Volleyball Top Club Super Match 2026. Klub Korea Selatan itu takluk 0-3 dari Shanghai Bright Ubest di Jeju Halla Gymnasium, Sabtu (1/8/26). Hyundai menyerah dengan skor 16-25, 24-26, dan 18-25.
Megawati tidak dimainkan bukan karena cedera atau kalah bersaing memperebutkan posisi utama. Turnamen tersebut tidak mengizinkan pemain asing dan pemain yang masuk daftar tim nasional untuk tampil. Aturan itu membuat Hyundai juga kehilangan sejumlah pemain utama lainnya saat menghadapi wakil China.
Hyundai sebenarnya mengawali set pertama dengan baik dan sempat unggul 6-2 melalui tekanan servis Lee Min-young. Namun, Shanghai membalikkan keadaan melalui blok dan serangan cepat yang sulit dihentikan. Hyundai kehilangan kendali pada pertengahan set hingga akhirnya menyerah 16-25.
Kesempatan terbaik Hyundai untuk merebut set muncul pada gim kedua. Tim asuhan Kang Sung-hyung sempat memimpin 16-12, lalu kembali berada di depan 24-23 setelah blok Bae Yoo-na. Namun, serangan Hyundai gagal menembus pertahanan Shanghai pada poin-poin penentuan hingga kalah 24-26.
Kegagalan merebut set kedua membuat permainan Hyundai semakin tertekan. Shanghai langsung membuka jarak pada set ketiga dengan memanfaatkan keunggulan tinggi badan, blok, dan pertahanan yang lebih terorganisasi. Wakil China itu menutup pertandingan dengan kemenangan 25-18 tanpa kehilangan satu set pun.
Lee Chae-young menjadi pencetak angka terbanyak Hyundai dengan 10 poin. Lee Han-bi menyumbangkan delapan angka, sedangkan Bae Yoo-na menghasilkan tujuh poin dan tiga blok. Setter baru Gu Sol mencetak empat angka, termasuk dua blok dan satu servis ace.
Shanghai mendominasi pertarungan di depan net dengan menghasilkan 13 blok, hampir dua kali lipat dari tujuh blok milik Hyundai. Wang Yindi memimpin serangan Shanghai dengan mencetak 12 poin. Keunggulan tersebut membuat serangan Hyundai berkali-kali tertahan sebelum melewati net.
Kekalahan ini memperlihatkan besarnya pekerjaan Hyundai ketika tampil tanpa Megawati dan pemain asing lainnya. Megawati direkrut sebagai opposite hitter untuk menjadi salah satu sumber serangan utama Hyundai pada musim 2026/2027. Namun, pengaruhnya terhadap permainan tim baru dapat dilihat setelah ia diizinkan tampil dalam pertandingan berikutnya.
Hyundai masih memiliki satu pertandingan tersisa dalam Top Club Super Match 2026. Mereka akan menghadapi Osaka Marvelous asal Jepang pada Minggu, 2 Agustus 2026. Laga tersebut kembali menjadi ujian bagi kekuatan pemain lokal dan pelapis Hyundai tanpa kehadiran Megawati. (RHU)