Nikmati fitur lengkap distribusi bias, newsletter, pemberitahuan berita
El Clasico Indonesia Persija vs Persib Digelar di GBK dengan Penonton, Mampukah Macan Kemayoran Balas Kekalahan?
Bagikan:
Penulis: Raihan Immaduddin
Para pemain Persib Bandung berfoto bersama skuat Persija Jakarta pada pekan kedelapan Liga 1 di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, 10 Juli 2019. (Foto: Media LIB)
JAKARTA, AFU.ID — Duel panas Persija Jakarta vs Persib Bandung dipastikan kembali digelar di Jakarta dengan kehadiran penonton pada Super League 2026/2027. Pertandingan pekan kedua itu dijadwalkan berlangsung di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Sabtu (12/9/2026) pukul 15.30 WIB. Direktur Utama Indonesia Super League (I.League) Ferry Paulus memastikan laga bertajuk El Clasico Indonesia tersebut dapat dimainkan di Jakarta.
Ferry menyebut, pertandingan tetap berlangsung dengan kehadiran penonton. Namun, suporter Persib kemungkinan belum diperbolehkan hadir karena duel kedua tim masuk kategori pertandingan dengan tingkat rivalitas tinggi, seperti Arema FC kontra Persebaya Surabaya. "Iya, di Jakarta. Dengan penonton, dong. Pakai penonton," kata Ferry saat ditemui di Kantor I.League, Jakarta, Selasa (11/8/2026).
Kembalinya duel tersebut ke Jakarta menjadi momen penting setelah laga kandang Persija melawan Persib pada musim lalu tidak mendapat izin digelar di ibu kota. Pertandingan kemudian dipindahkan ke Stadion Segiri, Samarinda, dan berakhir dengan kemenangan Persib 2-1. Sementara itu, pertemuan terbaru kedua tim terjadi di semifinal Piala Presiden 2026 pada 4 Agustus lalu yang kembali dimenangi Persib dengan skor 2-1.
Laga Persija dan Persib di SUGBK terakhir kali berlangsung pada Juli 2019. Pertandingan tersebut berakhir imbang 1-1 setelah Marko Simic membawa Persija unggul pada menit ke-75 sebelum Artur Gevorkyan mencetak gol penyama kedudukan pada masa tambahan waktu. Hasil tersebut menjadi pertemuan terakhir kedua rival itu di Jakarta sebelum laga mereka harus berpindah venue.
Kembalinya pertandingan ke SUGBK juga tidak terlepas dari mekanisme baru I.League dalam menyusun kalender Super League 2026/2027. Ferry mengatakan sejumlah permintaan klub ikut dipertimbangkan dalam penentuan jadwal pertandingan musim ini, termasuk permintaan dari Persija. "Kita menggarisbawahi permintaan-permintaan berdasarkan skala prioritas," ujar Ferry.
Meski laga digelar dengan penonton, I.League tetap mempertimbangkan aspek keamanan dalam menentukan akses suporter tandang. Pertandingan dengan rivalitas tinggi dapat diberlakukan pembatasan terhadap kehadiran suporter tim tamu berdasarkan kondisi dan informasi keamanan dari kepolisian. Dengan demikian, laga Persija vs Persib tetap dapat disaksikan penonton di SUGBK, tetapi kemungkinan hanya pendukung tuan rumah yang diperbolehkan masuk.
Sebelum bertemu Persib pada pekan kedua, Persija dan Persib akan lebih dulu menjalani laga pembuka Super League 2026/2027. Persija dijadwalkan bertandang menghadapi Borneo FC pada 5 September, sedangkan Persib menjamu PSM Makassar sehari setelahnya. Setelah itu, keduanya akan kembali bertemu di SUGBK dalam salah satu duel paling panas di kompetisi sepak bola Indonesia. (RAI)