Penulis: Administrator · Reporter: Putri Nadhila
JAKARTA, AFU.ID — Perjalanan Commuter Line (KRL) rute Tanah Abang-Rangkasbitung mengalami kelumpuhan akibat Listrik Aliran Atas (LAA) di antara Stasiun Jurangmangu dan Pondok Ranji tersambar petir.
"Setelah dilakukan pengecekan oleh petugas, gangguan operasional sehubungan imbas tersambar petir saat ini masih dalam proses penanganan," tulis keterangan resmi akun X KAI Commuter Line, Senin (4/5/2026).
Akibat insiden tersebut, KAI Commuter memangkas rute perjalanan dari arah Tanah Abang hanya sampai Stasiun Kebayoran, sedangkan dari arah Rangkasbitung atau Parung Panjang terhenti di Stasiun Serpong. Kondisi ini membuat empat jadwal dibatalkan total, yakni KA 1763D, KA 1766D, KA 1789D, dan KA 1788D relasi Parung Panjang-Tanah Abang PP.
"Perjalanan Commuter Line di lokasi saat ini masih menunggu aman untuk melintas," sambung keterangan tersebut.
Selain pembatalan, KAI juga melakukan rekayasa putar balik terhadap tiga perjalanan KRL lainnya. KA 1744D dan KA 1750D dari arah Tanah Abang dipangkas perjalanannya hanya sampai Stasiun Kebayoran untuk kemudian kembali beroperasi menuju Tanah Abang.
"KA 1757D (Rangkasbitung-Tanah Abang) perjalanan hanya sampai Stasiun Serpong, kembali sebagai KA 1760D (Serpong-Rangkasbitung)," rinci pihak KAI Commuter mengurai pola rekayasa.
Pihak KAI Commuter menyampaikan permohonan maaf atas terganggunya mobilitas masyarakat akibat faktor cuaca ekstrem ini. Para penumpang yang rutenya tertahan atau dibatalkan diminta untuk memantau arahan petugas secara berkala.
"Kami mengimbau kepada para pengguna untuk menyesuaikan rencana perjalanan dan mengikuti arahan petugas di lapangan," pungkas KAI Commuter Line.
Berdasarkan pantauan AFU.ID pukul 20:30 WIB, stasiun transit Tanah Abang mengalami kepadatan, terlihat banyak orang yang menunggu gangguan kereta terselesaikan.
Sampai berita ini diterbitkan, diketahui rute Tanah Abang ke arah Serpong kembali beroperasi.
“Ayo- Ayo (masuk) kereta ke Serpong sudah bisa,” ujar petugas KAI kepada orang-orang.
“Tetep aja mas, penuh banget di atas (peron) ke arah Serpong,” saut salah seorang penumpang KRL. (nad/asw)