Nikmati fitur lengkap distribusi bias, newsletter, pemberitahuan berita
Kebutuhan Ruang Publik Naik, CFD Rasuna Said Kembali Lagi per 7 Juni 2026
Bagikan:
Penulis: Adriyan Adirizky Rahmat · Reporter: Adriyan Adirizky R
Suasana CFD di Jakarta. (Foto: Pemprov DKI Jakarta)
JAKARTA, AFU.ID — Pemerintah Provinsi Daerah Khusus Ibukota (Pemprov DKI) Jakarta mengaktifkan kembali kawasan Hari Bebas Kendaraan Bermotor (HBKB) atau Car Free Day (CFD). Agenda rutin mingguan itu berlokasi di sepanjang koridor Jalan H.R. Rasuna Said, Kuningan.
Masyarakat Jakarta dapat menikmati kegiatan olahraga mulai hari Minggu (7/6/2026) subuh besok. Acara lingkungan hidup tersebut akan mulai dari pukul 05.30 hingga 09.00 WIB.
Warga ibu kota bisa mengikuti parade budaya Abang None dan aksi pilah sampah. Tersedia pula beragam stan menarik milik Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) lokal.
Pemprov DKI Jakarta juga menyediakan fasilitas khusus, berupa program Kartu Layanan Gratis (KLG). Masyarakat pun dapat membeli pasokan bahan pangan dengan harga murah pada area kegiatan.
Total panjang lintasan CFD Rasuna Said mencapai jarak sejauh 4,4 kilometer. Dinas Perhubungan (Dishub) Provinsi DKI Jakarta lantas membagi area lintasan menjadi dua segmen utama.
Sisi timur membentang dari Simpang Jalan Gembira menuju Jalan Raya Casablanca. Jalur pada bagian barat berawal dari Simpang Jalan Prof. Dr. Satrio.
Kepala Dishub Provinsi DKI Jakarta, Budi Awaluddin mengonfirmasi kesiapan penuh seluruh jajarannya. Pihaknya telah melakukan sosialisasi secara intensif kepada pengelola gedung perkantoran sekitar kawasan.
Oleh karenanya, aktivitas harian masyarakat tetap berjalan lancar dengan menggunakan jalur alternatif khusus yang tersedia. Armada bus Transjakarta juga mulai beroperasi melayani penumpang sejak subuh hari.
Selain itu, petugas menerapkan sistem kanalisasi lajur lalu lintas khusus bagi Kedutaan Besar Arab Saudi. Alhasil, hanya kendaraan ramah lingkungan yang boleh melintasi lajur khusus bersistem kanal tersebut.
Sebagai informasi, pelaksanaan CFD Rasuna Said perdana sebelumnya berlangsung sukses pada pertengahan Mei 2026 lalu. Agenda awal itu menjadi bagian penting dari proses evaluasi berkala Pemprov DKI Jakarta.
Data resmi Pemprov DKI Jakarta menunjukkan, tren kenaikan jumlah pejalan kaki kota yang signifikan. Pertumbuhan jumlah pejalan kaki mencapai angka 9,74% sepanjang awal tahun 2026.
Jumlah pejalan kaki melonjak dari 265.952 jiwa menjadi 291.852 orang. Budi Awaluddin lantas menyampaikan, penambahan ruang publik itu bertujuan utama meningkatkan derajat kesehatan warga. Peningkatan aktivitas fisik masyarakat secara otomatis akan memperbaiki kualitas udara Provinsi DKI Jakarta secara berkelanjutan.
“Kami melihat kebutuhan masyarakat terhadap ruang publik terus meningkat, sehingga menghadirkan alternatif lokasi HBKB di kawasan Rasuna Said. Hal itu agar semakin banyak warga dapat menikmati ruang kota yang sehat, nyaman, dan ramah bagi pejalan kaki maupun pesepeda,” ungkap Budi Awaluddin dikutip AFU.ID dari website Pemprov DKI Jakarta, Sabtu (6/6/2026).
Manajemen transportasi menyiapkan sepuluh rute pengalihan arus kendaraan bermotor secara rapi. Fasilitas penunjang menyediakan empat kantong parkir berkapasitas ribuan unit kendaraan bermotor. Warga mendapat dukungan akses transportasi dari dua rute Lintas Raya Terpadu (LRT) Jabodebek.
“Seluruh aspek pelaksanaan HBKB Rasuna Said telah kami siapkan secara matang. Hal itu agar masyarakat dapat menikmati kegiatan dengan aman, nyaman, dan menyenangkan,” pungkas Budi Awaluddin. (ADR)