JAKARTA, AFU.ID — Federasi Sepak Bola Jerman (DFB) resmi menunjuk Jurgen Klopp sebagai pelatih baru tim nasional Jerman. Mantan manajer Liverpool itu menggantikan Julian Nagelsmann yang diberhentikan setelah gagal membawa Die Mannschaft melangkah jauh di Piala Dunia 2026. Klopp langsung diikat kontrak berdurasi empat tahun hingga Piala Dunia 2030.
Penunjukan Klopp menjadi awal proyek besar DFB untuk mengembalikan Jerman sebagai salah satu kekuatan utama sepak bola dunia. Pelatih berusia 59 tahun itu akan didampingi Pepijn Lijnders dan Peter Krawietz sebagai asisten pelatih, sementara mantan anak asuhnya di Borussia Dortmund, Sven Bender, turut bergabung dalam staf kepelatihan. Kombinasi tersebut diharapkan mampu mempercepat proses transformasi Die Mannschaft.
Sebelum menerima tawaran DFB, Klopp sempat mengakhiri kiprahnya bersama Liverpool pada 2024 sebelum menjabat Direktur Olahraga Red Bull selama dua musim. Kini, ia kembali ke pinggir lapangan dengan tantangan membangkitkan performa tim nasional negaranya yang dalam beberapa tahun terakhir gagal bersaing di turnamen besar. Laga debut Klopp bersama Jerman dijadwalkan berlangsung pada 25 September saat menghadapi Belanda di UEFA Nations League.
Fokus Bangun Identitas dan Komunikasi Tim
Dalam pernyataan pertamanya sebagai pelatih Jerman, Klopp menegaskan bahwa timnya tidak perlu terus membandingkan kualitas dengan negara-negara seperti Prancis, Spanyol, atau Argentina. Menurutnya, Die Mannschaft memang tidak memiliki tipe pemain yang sama dengan para rival tersebut, tetapi tetap mampu mengalahkan siapa pun jika bermain sesuai identitasnya sendiri.
Klopp menilai kekuatan sebuah tim tidak hanya ditentukan oleh kualitas individu, melainkan juga oleh cara bermain yang jelas dan konsisten. Ia ingin membangun karakter permainan yang membuat Jerman kembali disegani, alih-alih terus mengejar gaya sepak bola negara lain.
Klopp juga menilai hubungan yang baik dengan para pemain menjadi modal penting untuk membentuk tim yang kompetitif. Menurutnya, komunikasi akan menjadi pekerjaan pertama yang harus segera dilakukan sebelum mulai menerapkan filosofi permainannya. "Menjaga komunikasi dengan para pemain sangatlah penting, dan saya akan berusaha menghubungi mereka sejak awal. Itu akan menjadi tugas pertama saya," ujar Klopp.
Bangkit Setelah Gagal di Piala Dunia 2026
Kehadiran Klopp tidak lepas dari hasil mengecewakan Jerman di Piala Dunia 2026. Di bawah arahan Julian Nagelsmann, Die Mannschaft sempat membuka turnamen dengan kemenangan telak 7-1 atas Curacao, tetapi langkah mereka terhenti di babak 32 besar setelah kalah adu penalti dari Paraguay. Sebelumnya, Jerman juga gagal memenuhi ekspektasi saat menjadi tuan rumah Euro 2024 usai disingkirkan Spanyol di perempat final.
Presiden DFB Bernd Neuendorf menyebut, Klopp sebagai sosok yang sejak awal menjadi pilihan utama federasi. Ia yakin pengalaman dan mentalitas juara yang dimiliki Klopp merupakan kombinasi terbaik untuk membawa Jerman kembali bersaing di level tertinggi. "Dia adalah pilihan utama kami sejak awal. Kami semua di dalam asosiasi sepakat mengenai hal itu. Kami telah berupaya semaksimal mungkin untuk merekrut Jürgen Klopp. Dia adalah solusi terbaik," kata Neuendorf.
Dengan pengalaman meraih berbagai gelar bersama Borussia Dortmund dan Liverpool, Klopp kini mengemban target besar mengakhiri periode sulit Die Mannschaft. Selain membawa Jerman bersaing di Euro 2028, ia juga diharapkan mampu mengantarkan negaranya kembali menjadi kandidat kuat juara dunia pada Piala Dunia 2030. (RAI)