Nikmati fitur lengkap distribusi bias, newsletter, pemberitahuan berita
Rekor Final Persib dan Persebaya Jelang Piala Presiden 2026: Maung Bandung Lebih Tajam di Partai Puncak
Bagikan:
Penulis: Raihan Immaduddin
Ringkasan Berita
Final Piala Presiden 2026 akan mempertemukan Persib Bandung dan Persebaya Surabaya di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Bali, pada 6 Agustus 2026, setelah kedua tim berhasil mencapai partai puncak dengan mengalahkan lawan masing-masing di semifinal. Persib memiliki pengalaman lebih banyak di laga final dengan beberapa trofi yang diraih dalam dua dekade terakhir, sementara Persebaya berambisi meraih gelar Piala Presiden pertamanya sejak turnamen ini dimulai. Pertandingan ini diprediksi akan menjadi salah satu final paling menarik dalam sejarah Piala Presiden, dengan kedua tim memiliki motivasi dan kualitas skuad yang mumpuni.
Final Piala Presiden 2026 akan mempertemukan Persib Bandung dan Persebaya Surabaya di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Bali, pada 6 Agustus 2026. (Foto: Official Persib dan Persebaya)
JAKARTA, AFU.ID — Final Piala Presiden 2026 akan mempertemukan dua tim sarat sejarah, Persib Bandung dan Persebaya Surabaya, di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, Kamis (6/8/2026). Kedua tim melangkah ke partai puncak dengan modal meyakinkan setelah Persib menyingkirkan Persija Jakarta 2-1, sementara Persebaya mengalahkan Arema FC 1-0 pada babak semifinal. Selain memperebutkan trofi, duel ini juga menjadi ajang pembuktian siapa yang memiliki rekam jejak terbaik saat tampil di partai final.
Persib datang dengan catatan positif di laga perebutan gelar. Maung Bandung telah beberapa kali menembus partai final di berbagai ajang dan sukses mengangkat trofi Liga Indonesia 1994/1995, Liga Super Indonesia 2014, Piala Presiden 2015, dan Championship Series Liga 1 2023/2024. Meski demikian, Persib juga pernah gagal di final Inter Island Cup 2015, Piala Bhayangkara 2016, dan Piala Menpora 2021.
Sementara itu, Persebaya juga memiliki pengalaman panjang tampil di partai puncak. Bajul Ijo pernah menjadi juara Liga Indonesia musim 1996/1997 setelah mengalahkan Bandung Raya 3-1 dan kembali meraih gelar saat menjuarai Liga 2 musim 2017 usai menundukkan PSMS Medan 3-2 melalui babak perpanjangan waktu. Namun, Persebaya juga pernah menelan kekalahan di final Liga Indonesia 1998/1999 dari PSIS Semarang dan Piala Presiden 2019 kontra Arema. Setelah bermain imbang 2-2 pada leg pertama di Surabaya, Persebaya harus mengakui keunggulan Arema 0-2 pada leg kedua di Stadion Kanjuruhan, Malang, melalui gol Ahmad Nur Hardianto pada menit ke-43 dan Riky Kayame pada masa injury time sehingga kalah dengan agregat 2-4.
Melihat rekam jejak tersebut, kedua tim sama-sama memiliki mental bertanding di laga besar. Persib sedikit lebih unggul dari sisi pengalaman pada era sepak bola modern dengan beberapa gelar yang diraih dalam satu dekade terakhir. Sebaliknya, Persebaya datang membawa ambisi mengakhiri penantian panjang untuk kembali mengangkat trofi di turnamen bergengsi.
Selain gengsi sebagai juara, pertandingan ini juga menjadi kesempatan bagi Persib menambah koleksi trofi Piala Presiden menjadi dua gelar. Di sisi lain, Persebaya berpeluang mencatat sejarah dengan meraih gelar Piala Presiden untuk pertama kalinya sejak turnamen tersebut digelar pada 2015. Dengan kualitas skuad dan pengalaman yang dimiliki kedua tim, duel di Gianyar diperkirakan menjadi salah satu final paling menarik dalam sejarah Piala Presiden. (RAI)
Rekam Jejak Persib Bandung di Partai Final
Liga Indonesia 1994/1995: Juara, menang 1-0 atas Barito Putera.
Liga Super Indonesia 2014: Juara, menang adu penalti 5-3 atas Persipura Jayapura (2-2).
Inter Island Cup 2015: Runner-up, kalah dari Arema Cronus.
Piala Presiden 2015: Juara, menang 2-0 atas Sriwijaya FC.
Piala Bhayangkara 2016: Runner-up, kalah 0-2 dari Arema Cronus.
Piala Menpora 2021: Runner-up, kalah agregat dari Persija Jakarta.
Championship Series Liga 1 2023/2024: Juara, mengalahkan Madura United.
Rekam Jejak Persebaya Surabaya di Partai Final
Liga Indonesia 1996/1997: Juara, menang 3-1 atas Bandung Raya.
Liga Indonesia 1998/1999: Runner-up, kalah 0-1 dari PSIS Semarang.
Liga 2 2017: Juara, menang 3-2 atas PSMS Medan setelah perpanjangan waktu.
Piala Presiden 2019: Runner-up, kalah agregat 2-4 dari Arema FC.