AFU.id

Prestasi Indonesia di ASEAN Championship: Spesialis Juara di Hati Masyarakat

Bagikan:

Penulis: Adriyan Adirizky RahmatReporter: Adriyan Adirizky R

Ringkasan Berita

Tim Nasional (Timnas) Indonesia telah berpartisipasi dalam ASEAN Championship sejak edisi pertama pada 1996 dan menjadi spesialis runner-up dengan enam kali mencapai final namun belum pernah meraih gelar juara, berbeda dengan negara-negara lain seperti Thailand dan Singapura yang telah menjuarai turnamen tersebut. Meskipun demikian, Indonesia berhasil mencatatkan prestasi individu dengan tujuh pemain yang meraih penghargaan di berbagai kategori, termasuk gelar Top Skor dan Pemain Terbaik. Dengan sejarah yang kaya, Timnas Indonesia terus menjadi kebanggaan masyarakat meski masih mencari gelar juara di ajang bergengsi ini.

Prestasi Indonesia di ASEAN Championship: Spesialis Juara di Hati Masyarakat
Starting XI Timnas Indonesia vs Vietnam pada fase grup ASEAN Championship 2024 di Viet Tri Stadium, Phu Tho, Vietnam, Minggu (15/12/2024). (Foto: Official PSSI)

7 Pemain Raih Penghargaan Individu

Kendati demikian, seluruh pecinta bal-balan tanah air tetap boleh sedikit berbangga. Pasalnya, ada tujuh pemain yang berhasil meraih penghargaan individu ASEAN Championship. Yang mana, pencapaian ini tentu saja harus berbarengan dengan performa impresif di sepanjang turnamen.

Pemain pertama adalah Gendut Doni Christiawan yang meraih gelar Top Skor pada edisi ketiga (2000). Namun, pemain asal Salatiga ini harus berbagi tempat dengan Worrawot Srimaka (Thailand) lantaran sama-sama mencetak 5 gol. Tiga penyerang legendaris Indonesia lain juga berhasil menyabet predikat pencetak gol terbanyak ASEAN Championship.

Mulai dari Bambang Pamungkas dengan torehan 8 gol pada edisi keempat (2002) dan Ilham Jaya Kesuma yang mengoleksi 7 gol pada edisi kelima (2004). Terakhir, ada Budi Sudarsono yang memproduksi 4 gol pada edisi ketujuh (2008). Hanya saja, Si Piton kala itu juga harus berbagi gelar dengan Agus Casmir (Singapura) dan Teerasil Dangda (Thailand).

Pada edisi kedelapan (2010), untuk pertama kalinya Indonesia kebagian gelar Pemain Terbaik (Most Valuable Player/MVP). Peraihnya adalah Firman Utina yang kala itu menjadi otak permainan di lini tengah Skuad Garuda. Ia pun menjadi satu-satunya pesepak bola tanah air yang berhasil memenangkan penghargaan individu ini.

Dua pemain terakhir yang meraih penghargaan individu ASEAN Championship adalah Pratama Arhan dan Marselino Ferdinan. Keduanya didaulat sebagai Pemain Muda Terbaik (Best Young Player), masing-masing pada edisi ke-13 (2020) dan ke-14 (2022). Lantas, apakah ada pemain Indonesia yang berhasil mengawinkan penghargaan individu dengan gelar juara pada tahun ini?

Prestasi Indonesia di ASEAN Championship

1. 1996: Peringkat 4;

2. 1998: Peringkat 3;

3. 2000: Runner Up;

4. 2002: Runner Up;

5. 2004: Runner Up;

6. 2007: Fase Grup;

7. 2008: Semifinalis;

8. 2010: Runner Up;

9. 2012: Fase Grup;

10. 2014: Fase Grup;

11. 2016: Runner Up;

12. 2018: Fase Grup;

13. 2020: Runner Up;

14. 2022: Semifinalis;

15. 2024: Fase Grup. (ADR)

Berita Terkait

Pilihan Redaksi