Timnas Indonesia mengalami kegagalan di Piala AFF 2026 setelah hanya mampu meraih hasil imbang 1-1 melawan Singapura, yang mengakibatkan mereka tersingkir dari semifinal dan finis di posisi ketiga Grup A. Dengan catatan tersebut, skuad Garuda wajib melakukan evaluasi sebelum menghadapi FIFA ASEAN Cup 2026, yang akan berlangsung pada 23 September 2026, di mana kapten tim Rizky Ridho meminta maaf kepada suporter dan berharap tim dapat belajar dari pengalaman ini untuk mencapai hasil yang lebih baik. Turnamen FIFA ASEAN Cup diharapkan memberikan kesempatan bagi Indonesia untuk menurunkan pemain-pemain terbaiknya, terutama yang berkarier di Eropa, dalam upaya memperbaiki performa tim.
Timnas Indonesia ditahan imbang Singapura 1-1 pada pertandingan Grup A Piala AFF 2026 di Stadion Jalan Besar, Singapura, Jumat. (X/theaseanball)
JAKARTA – Kegagalan Timnas Indonesia melaju ke semifinal Piala AFF 2026 menjadi catatan yang harus segera dievaluasi. Skuad Garuda tersingkir setelah hanya bermain imbang 1-1 melawan Singapura pada laga terakhir Grup A di Jalan Besar Stadium, Jumat (7/8/2026) malam WIB. Indonesia sebenarnya membutuhkan kemenangan untuk mengamankan tiket semifinal.
Namun, hasil imbang membuat Indonesia finis di posisi ketiga Grup A dengan tujuh poin. Vietnam keluar sebagai juara grup dengan 10 poin, disusul Singapura yang mengoleksi delapan poin. Indonesia pun kembali gagal mengakhiri puasa gelar di Piala AFF yang sudah berlangsung sejak turnamen tersebut pertama kali digelar pada 1996.
Hasil ini menjadi pekerjaan rumah bagi Timnas Indonesia sebelum menghadapi FIFA ASEAN Cup 2026. Turnamen tersebut dijadwalkan berlangsung mulai 23 September 2026 dan menjadi edisi perdana kompetisi ASEAN di bawah naungan FIFA. Kapten Timnas Indonesia Rizky Ridho meminta maaf kepada suporter setelah kegagalan tersebut.
Ia berharap tim bisa mengambil pelajaran dari Piala AFF dan memberikan hasil lebih baik pada turnamen berikutnya. "Terima kasih banyak kalian selalu setia dengan kami. Maaf kami selalu mengecewakan. Semoga waktunya itu akan datang, sama-sama kita rayakan," kata Ridho seusai laga. Ridho juga menekankan pentingnya evaluasi sebelum Indonesia tampil di FIFA ASEAN Cup.
"Mungkin nanti kami lihat lagi evaluasi apa yang kami perlukan untuk ke FIFA Asian Cup yang terdepan," ujarnya. FIFA ASEAN Cup memiliki format berbeda dibandingkan Piala AFF. Turnamen tersebut digelar pada periode FIFA Matchday sehingga pertandingan berpengaruh terhadap peringkat FIFA. Situasi itu membuka peluang bagi Indonesia untuk menurunkan pemain-pemain terbaiknya yang berkarier di Eropa dan sebelumnya tidak tersedia pada Piala AFF 2026.
Dengan waktu yang tersisa sekitar satu setengah bulan, Timnas Indonesia harus memperbaiki sejumlah kekurangan sebelum memasuki persaingan FIFA ASEAN Cup. Kegagalan di Piala AFF menjadi peringatan agar Garuda tidak kembali kehilangan momentum ketika tampil di turnamen regional yang kali ini berada dalam kalender resmi FIFA. (FAD)