Enam pemain Persija Jakarta yang baru kembali dari tugas bersama Timnas Indonesia tidak langsung bergabung dalam latihan bersama skuad utama, melainkan mengikuti program pemulihan fisik dan mental yang disiapkan oleh pelatih Shin Tae-yong. Keenam pemain tersebut, yang sebelumnya berpartisipasi dalam ASEAN Championship 2026, akan menjalani latihan terpisah sebelum kembali bergabung penuh dengan tim, mengingat mereka mengalami kelelahan setelah pertandingan. Selama pemusatan latihan di Hua Hin, Thailand, Shin menilai kondisi keseluruhan skuad cukup baik meskipun para pemain merasakan kelelahan, dan mereka mampu menjalani program latihan dengan baik.
Pelatih baru Persija Shin Tae-yong pada jumpa pers pengenalan dirinya di Jakarta International Stadium (JIS), Jakarta Utara, Senin (8/6/2026). ANTARA/Zaro Ezza Syachniar
JAKARTA, AFU.ID — Enam pemain Persija Jakarta yang baru kembali dari tugas bersama Timnas Indonesia belum langsung mengikuti latihan bersama skuad utama. Pelatih Shin Tae-yong menyiapkan program berbeda untuk memulihkan kondisi fisik dan mental mereka setelah menjalani rangkaian pertandingan ASEAN Championship 2026. Keenam pemain tersebut adalah Nadeo Argawinata, Rizky Ridho, Jordi Amat, Shayne Pattynama, Dony Tri Pamungkas, dan Rayhan Hannan.
Mereka kembali bergabung dengan Persija dalam pemusatan latihan di Hua Hin, Thailand, Jumat (14/8/2026). Shin memilih memberikan latihan terpisah sebelum keenam pemain tersebut kembali mengikuti program bersama seluruh skuad. Kondisi mereka menjadi pertimbangan karena baru menyelesaikan agenda bersama Timnas Indonesia. "Para pemain yang baru bergabung setelah membela tim nasional kemungkinan akan mendapatkan program secara terpisah terlebih dahulu," kata Shin Tae-yong di Hua Hin, Sabtu (15/8/2026).
Keenam pemain tersebut sebelumnya memperkuat Timnas Indonesia pada ASEAN Championship 2026. Indonesia gagal melaju ke semifinal setelah finis di posisi ketiga Grup A, di bawah Vietnam dan Singapura. Shin mengatakan keenam pemain membutuhkan waktu untuk mengembalikan kondisi setelah menjalani pertandingan bersama tim nasional.
Meski telah mendapat waktu libur, mereka tetap akan menjalani latihan dasar sebelum kembali bergabung dengan skuad Persija. "Mereka baru saja mengikuti pertandingan dan secara mental maupun fisik tentu cukup lelah," ujarnya. "Meskipun sudah mendapatkan waktu libur, kami tetap akan memberikan program latihan dasar terlebih dahulu sebelum mereka bergabung dalam latihan bersama tim," lanjut Shin.
Program berbeda tersebut disiapkan sebagai tahap awal sebelum keenam pemain kembali mengikuti latihan penuh. Shin tidak hanya mempertimbangkan kondisi fisik, tetapi juga kebutuhan pemulihan mental setelah mereka menjalani agenda bersama Timnas Indonesia. "Ya. Mereka pasti mengalami kelelahan, baik secara fisik maupun mental," kata Shin.
Karena itu, Persija juga memberikan waktu istirahat kepada para pemain tersebut. Latihan penguatan tetap diberikan untuk membantu mereka mengembalikan kondisi sebelum masuk ke latihan dengan intensitas skuad utama. "Karena itu, mereka akan diberikan waktu untuk beristirahat sekaligus mendapatkan latihan penguatan sebelum bergabung penuh dengan tim," ujar Shin.
Sementara itu, Shin menilai kondisi skuad Persija secara keseluruhan cukup baik selama pemusatan latihan di Thailand. Para pemain mulai merasakan kelelahan setelah hampir sepekan menjalani program latihan, tetapi kondisi tersebut menjadi bagian dari persiapan menghadapi musim 2026-2027. "Para pemain pasti merasa capek dan lelah, tetapi memang ini yang kami inginkan," kata Shin.
Menurut Shin, para pemain masih mampu menjalani program latihan dengan baik meski mengalami kelelahan. Ia juga menilai suasana dalam skuad tetap positif selama pemusatan latihan berlangsung. "Mereka cukup kelelahan, tetapi sejauh ini mampu mengatasinya dengan baik," ujarnya. Shin mengaku puas dengan perkembangan Persija selama menjalani pemusatan latihan di Hua Hin. (FAD)