AFU.id

Indeks Berita

Benturan Kejaksaan-TNI Versus Polri, Prabowo Diminta Tanggung Jawab

Presiden Prabowo Subianto diminta bertanggung jawab dan mengusut dugaan intervensi terhadap penegakan hukum menyusul penjagaan rumah Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Febrie Adriansyah oleh personel TNI. Desakan itu disampaikan Ketua Dewan Nasional SETARA Institute, Hendardi. Ia meminta Prabowo memerintahkan Panglima TNI menyelidiki dugaan keterlibatan personel militer dalam menghalangi penyidikan perkara korupsi yang dilakukan Korps Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi Polri dan

Benturan Kejaksaan-TNI Versus Polri, Prabowo Diminta Tanggung Jawab

Bantah Kerahkan Prajurit Serbu ke Polda Metro Jaya, Kasuspen: Beritanya Tidak Benar

Mabes TNI membantah kabar adanya pengerahan prajurit ke Polda Metro Jaya setelah beredar video dan narasi di media sosial yang menyebut sejumlah orang berseragam loreng berada di lingkungan markas kepolisian tersebut. Kapuspen TNI Brigjen Muhammad Nas mengatakan informasi adanya pengerahan prajurit TNI ke Polda Metro Jaya tidak benar. Ia meminta publik tidak terprovokasi oleh narasi yang beredar. “Beritanya tidak benar,” kata Nas, Kamis (9/7/2026). Nas juga membantah narasi yang menyebut prajuri

Bantah Kerahkan Prajurit Serbu ke Polda Metro Jaya, Kasuspen: Beritanya Tidak Benar

Lanjutan Kasus Suap Bupati Muara Enim, KPK Periksa Sekda hingga Anggota DPRD

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memanggil tujuh saksi untuk diperiksa dalam penyidikan kasus suap dan gratifikasi pengadaan barang dan jasa di lingkungan Pemerintah Kabupaten Muara Enim tahun anggaran 2025-2026. Pemeriksaan dilakukan di Markas Satuan Brigade Mobil (Satbrimob) Polda Sumatera Selatan, Kamis (9/7/2026), sebagai bagian dari pengembangan perkara yang menjerat Bupati Muara Enim, Edison. Juru Bicara KPK Budi Prasetyo mengatakan para saksi yang dipanggil terdiri atas Sekretaris Daera

Lanjutan Kasus Suap Bupati Muara Enim, KPK Periksa Sekda hingga Anggota DPRD

KPK Beri Sinyal Tahan Eks Sekjen MPR Ma'ruf Cahyono Sore Ini, Tersangka Kasus Gratifikasi Rp17 Miliar

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali memeriksa mantan Sekretaris Jenderal (Sekjen) MPR, Ma'ruf Cahyono, yang telah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan gratifikasi pengadaan barang dan jasa di lingkungan Sekretariat Jenderal MPR RI. Ma'ruf tiba di Gedung Merah Putih KPK sekitar pukul 09.45 WIB, Kamis (9/7/2026), untuk menjalani pemeriksaan lanjutan. Juru Bicara KPK Budi Prasetyo mengatakan penyidik masih mendalami perkara tersebut melalui pemeriksaan terhadap Ma'ruf. Berdasarkan

KPK Beri Sinyal Tahan Eks Sekjen MPR Ma'ruf Cahyono Sore Ini, Tersangka Kasus Gratifikasi Rp17 Miliar

Kepala Toko Jadi Otak Penyekapan Pegawai Padel di Jaksel, Polisi Beberkan Peran Tiga Tersangka Lain

Polisi mengungkap peran empat tersangka dalam kasus penyekapan dan penganiayaan terhadap seorang pegawai baru berinisial AL di sebuah lapangan padel kawasan Kebayoran Lama, Jakarta Selatan. Korban diduga disekap selama tiga hari setelah dituduh mencuri raket padel milik tempat kerjanya. Wakasat Reskrim Polres Metro Jakarta Selatan AKP Dwi Manggala Yudha mengatakan penyekapan dipicu emosi para pelaku yang meyakini korban sebagai pencuri. Alih-alih melaporkannya kepada aparat penegak hukum, para p

Kepala Toko Jadi Otak Penyekapan Pegawai Padel di Jaksel, Polisi Beberkan Peran Tiga Tersangka Lain

SD Sepi Siswa Bakal Dimerger, Bagaimana Nasib Formasi Guru?

Pemerintah tengah menyiapkan penggabungan atau merger sejumlah sekolah dasar yang memiliki sedikit siswa. Beberapa SD yang hanya memiliki sekitar 10 murid akan dievaluasi untuk disatukan dengan sekolah lain di wilayah yang sama. Wakil Ketua DPR RI Cucun Ahmad Syamsurijal mengatakan hasil merger tersebut nantinya menjadi dasar pemerintah menghitung kebutuhan guru dan menentukan jumlah formasi yang akan dibuka. Pemerintah akan lebih dahulu memetakan jumlah sekolah yang dapat digabungkan. Setelah s

SD Sepi Siswa Bakal Dimerger, Bagaimana Nasib Formasi Guru?

Ustaz Ponpes di Sidoarjo Perkosa Dua Santriwati, Ancam Korban Tak Diluluskan

Kasus kekerasan seksual terjadi di sebuah pondok pesantren di Kecamatan Taman, Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur. Seorang pengurus pondok yang juga berstatus ustaz berinisial UJF (30) ditangkap aparat kepolisian setelah memperkosa dua santriwati dengan memanfaatkan posisinya sebagai tenaga pendidik. Polisi menyebut pelaku mengancam korban tidak akan diluluskan dari pesantren apabila menolak keinginannya. Kasus tersebut kini ditangani Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) serta Tindak Pidana Pe

Ustaz Ponpes di Sidoarjo Perkosa Dua Santriwati, Ancam Korban Tak Diluluskan

Dari Jiwasraya hingga Timah, Ini Daftar Kasus yang Pernah Ditangani Jaksa Febrie Adriansyah

Nama Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Kejaksaan Agung, Febrie Adriansyah, kembali menjadi perhatian setelah kediamannya di Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, dijaga puluhan anggota TNI. Lebih dari 20 personel TNI berseragam loreng maupun berpakaian sipil terlihat berjaga di sekitar pintu masuk rumah Febrie pada Rabu kemarin. Penjagaan berlangsung bertepatan dengan penggeledahan 12 lokasi oleh tim gabungan Korps Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi Polri dan Polda Metro Jaya. Pengge

Dari Jiwasraya hingga Timah, Ini Daftar Kasus yang Pernah Ditangani Jaksa Febrie Adriansyah

Dokter Tifa Siapkan 37 Halaman Nota Perlawanan, Sebut Dakwaan Kasus Ijazah Jokowi Lemah

Sidang lanjutan perkara dugaan fitnah dan pencemaran nama baik terkait tuduhan ijazah palsu Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) kembali digelar di Pengadilan Negeri Jakarta Timur, Kamis (9/7/2026). Dalam agenda pembacaan nota perlawanan (eksepsi), terdakwa Tifauzia Tyassuma atau dokter Tifa menyiapkan dokumen setebal 37 halaman untuk membantah surat dakwaan jaksa penuntut umum. Sebelum sidang dimulai, dokter Tifa mengatakan eksepsi tersebut akan dibacakan oleh tim kuasa hukumnya. Ia menyebut s

Dokter Tifa Siapkan 37 Halaman Nota Perlawanan, Sebut Dakwaan Kasus Ijazah Jokowi Lemah

TNI Bantah Serbu Polda Metro Jaya, Kapuspen: Itu Narasi Provokatif dan Tidak Benar

Tentara Nasional Indonesia (TNI) membantah kabar yang beredar di media mengenai puluhan prajuritnya yang disebut mendatangi Markas Kepolisian Daerah Metropolitan Jakarta Raya (Polda Metro Jaya) pada Kamis dini hari (9/7/2026). Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI Brigjen TNI Muhammad Nas menegaskan tidak ada anggota TNI yang datang ke Polda Metro Jaya, dan menyebut narasi penyerbuan yang beredar sebagai upaya provokasi yang harus diwaspadai. "Terlalu provokatif menggunakan bahasa menyerbu dan

TNI Bantah Serbu Polda Metro Jaya, Kapuspen: Itu Narasi Provokatif dan Tidak Benar