AFU.id

Indeks Berita

Rampok Warga Klaten dengan Parang, Sepasang Kekasih Diciduk Polisi

Pelarian sepasang kekasih yang terlibat dalam aksi perampokan terhadap seorang warga di Kabupaten Klaten, Jawa Tengah, berakhir di tangan kepolisian. Setelah sempat buron selama beberapa minggu, kedua terduga pelaku berhasil ditangkap di Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta. Kedua pelaku masing-masing berinisial O (29) dan F (25). Kasatreskrim Polresta Klaten AKP Taufik Frida Mustofa mengonfirmasi penangkapan tersebut. Menurut Taufik, kedua pelaku sebenarnya telah diamankan beberapa hari

Rampok Warga Klaten dengan Parang, Sepasang Kekasih Diciduk Polisi

Kasus Santri Terbakar Mandek Berbulan-bulan, KPAI Ungkap Ada Mediasi Aparat dan Kemenag

Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) menyebut proses hukum kasus dugaan pembakaran santri di Lombok Tengah sempat terhenti karena adanya mediasi antara pihak pesantren dan keluarga korban. Anggota KPAI Diyah Puspitarini mengatakan mediasi tersebut difasilitasi oleh aparat penegak hukum dan unsur Kementerian Agama setempat. “Jadi mandeknya kasus ini karena adanya mediasi yang difasilitasi aparat penegak hukum dan Kemenag wilayah setempat antara pihak pondok pesantren dengan keluarga korban,”

Kasus Santri Terbakar Mandek Berbulan-bulan, KPAI Ungkap Ada Mediasi Aparat dan Kemenag

Konflik Lahan Masyarakat Adat Terjadi di Tujuh Wilayah, Apa Pemicunya?

Klaim lahan yang belum melalui verifikasi dan belum adanya aturan khusus mengenai wilayah adat disebut menjadi pemicu konflik antara PT Perkebunan Nusantara III (PTPN III) dengan masyarakat adat di tujuh wilayah. Persoalan tersebut disampaikan Direktur Aset PTPN III Agung Setya Imam Effendi dalam rapat dengar pendapat umum (RDPU) bersama Badan Legislasi (Baleg) DPR yang membahas Rancangan Undang-Undang (RUU) Masyarakat Adat, Kamis kemarin. Agung mengatakan perusahaan menghadapi klaim atas lahan

Konflik Lahan Masyarakat Adat Terjadi di Tujuh Wilayah, Apa Pemicunya?

KPK Panggil Ketua dan Tiga Wakil Ketua DPRD Tulungagung di Kasus Gatut Sunu

Komisi Pemberantasan Korupsi memanggil empat pimpinan DPRD Kabupaten Tulungagung untuk diperiksa sebagai saksi dalam kasus dugaan pemerasan yang menjerat Bupati nonaktif Gatut Sunu Wibowo. Mereka adalah Ketua DPRD Tulungagung Marsono serta tiga wakil ketua, yakni Abdulah Ali Munib, Ebin Sunaryo, dan Sabar. Pemeriksaan dijadwalkan berlangsung di Polda Jawa Timur, Jumat (17/7/2026). “KPK menjadwalkan pemeriksaan saksi atas nama MRS selaku Ketua DPRD Tulungagung, serta ABD, EBS, dan SB selaku Wakil

KPK Panggil Ketua dan Tiga Wakil Ketua DPRD Tulungagung di Kasus Gatut Sunu

Status Febrie Berubah-ubah, Politikus PDIP Guntur Romli Curigai Barter Kasus Kejagung-Polri

Politikus PDI Perjuangan Mohamad Guntur Romli mencurigai adanya kompromi hingga praktik barter kasus antara Polri dan Kejaksaan Agung setelah status hukum mantan Jampidsus Febrie Adriansyah sempat berubah dalam satu hari. Guntur menyoroti Febrie yang telah ditetapkan sebagai tersangka oleh penyidik Polri, tetapi kemudian sempat disebut sebagai saksi setelah penanganan tiga perkara dialihkan kepada Kejagung. “Sampai ada ‘barter kasus’ antara Kepolisian dan Kejaksaan? Siapa yang melindungi Febrie,

Status Febrie Berubah-ubah, Politikus PDIP Guntur Romli Curigai Barter Kasus Kejagung-Polri

Sebelum Suami Dibunuh, Istri Bos Bengkel Pamer Pria TikTok yang Mengaku TNI

IF (61), tersangka yang diduga merencanakan pembunuhan suaminya, Eddy Yono Subagyo (67), sempat memamerkan pria kenalannya dari TikTok kepada sejumlah tetangga sebelum pembunuhan terjadi. Tetangga korban bernama Taufik mengatakan IF mengaku pria berinisial AR (51) tersebut merupakan anggota TNI. IF bahkan menunjukkan foto AR, meski wajah pria itu tidak terlihat jelas. “Dengan bangganya cerita katanya yang laki-laki mengaku TNI. Saya sudah ingatkan, sudah tua, almarhum lebih baik orangnya,” kata

Sebelum Suami Dibunuh, Istri Bos Bengkel Pamer Pria TikTok yang Mengaku TNI

Tempo Terlalu Defensif Menjawab Polemik Agrinas: Menjawab Tanpa Pertanyaan?

PT Agrinas Pangan Nusantara sedang menjadi sorotan publik. Di saat yang sama, muncul sebuah fakta yang mengundang perdebatan. Divisi Business & Partnership Tempo diketahui mengirimkan surat permohonan audiensi kepada Agrinas untuk menawarkan program komunikasi strategis. Fakta ini kemudian dipublikasikan oleh Direktur Agrinas, Joao Angelo de Sousa Mota, yang mengaku mempertanyakan maksud dari pendekatan tersebut. Momentum itulah yang kemudian memicu polemik. Tempo merespons melalui tulisan panja

Tempo Terlalu Defensif Menjawab Polemik Agrinas: Menjawab Tanpa Pertanyaan?

Antre BBM, 20 Pengendara di Bangka Selatan Malah Ditegur Polisi

Sebanyak 20 pengendara mendapat teguran polisi ketika mengantre bahan bakar minyak di sejumlah SPBU Kabupaten Bangka Selatan, Kepulauan Bangka Belitung, Kamis (16/7/2026). Mereka bukan ditindak karena menyalahgunakan distribusi BBM, melainkan kedapatan melanggar aturan lalu lintas, mulai dari tidak mengenakan helm hingga tidak membawa dokumen kendaraan. Kabag Ops Polres Bangka Selatan AKP Edi Purwanto mengatakan, “Hari ini tidak ada ditemukan pelanggaran, hanya pelanggaran yang masyarakat tidak

Antre BBM, 20 Pengendara di Bangka Selatan Malah Ditegur Polisi

Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Gandeng Hotman Paris sebagai Kuasa Hukum

Pengacara Hotman Paris Hutapea resmi menjadi kuasa hukum mantan Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus, Febrie Adriansyah, yang berstatus tersangka dugaan korupsi dan tindak pidana pencucian uang. “Resmi surat kuasa pagi ini,” kata Hotman kepada wartawan pada Jumat, (17/7/2026) pagi. Hotman juga mengonfirmasi telah mendampingi Febrie menjalani pemeriksaan sebagai tersangka di Kejaksaan Agung pada hari yang sama. Ia tiba di Gedung Jampidsus Kejagung sekitar pukul 09.30 WIB bersama rekannya,

Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Gandeng Hotman Paris sebagai Kuasa Hukum

Ketua PWNU Jateng Gus Rozin Nyatakan Siap Bertarung di Muktamar PBNU 2026

Ketua Tanfidziyah Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Tengah KH Abdul Ghaffar Rozin atau Gus Rozin menyatakan siap maju sebagai calon Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) pada Muktamar ke-35 NU. Keputusan tersebut diambil sebagai bentuk ikhtiar untuk berkontribusi terhadap masa depan organisasi dan telah disampaikan kepada para Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU), khususnya di Jawa Tengah. Gus Rozin menegaskan pencalonannya bukan untuk mempertajam persaingan antarto

Ketua PWNU Jateng Gus Rozin Nyatakan Siap Bertarung di Muktamar PBNU 2026