Kabur dari Tur Berujung Telantar, Femas Ditolak WNI dan Uang Menipis di Korsel
Pelarian Femas Yani Arianto di Korea Selatan mulai menemui jalan buntu. Setelah meninggalkan rombongan wisata dan melewati izin tinggal, pemuda asal Madiun itu disebut terlunta-lunta di negara tersebut. Ia tidak memiliki tempat menetap dan terus berpindah lokasi untuk mencari penginapan. Uang yang dibawanya juga dilaporkan semakin menipis. Keberadaan Femas sempat diketahui oleh beberapa warga negara Indonesia di Korea Selatan. Ia disebut berusaha mendekati komunitas WNI dengan harapan mendapatka













