AFU.id

Indeks Berita

Perampingan BUMN oleh Danantara Jadi Langkah Rasional Menyelamatkan Aset Negara

DENPASAR – Kebijakan Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (BPI Danantara) memangkas jumlah entitas Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dari 1.000 lebih menjadi sekitar 200-300 perusahaan mendapat dukungan. Sejumlah pihak menilai restrukturisasi sangat vital untuk mengurangi tumpang tindih bisnis sekaligus memperkuat fokus perusahaan negara. Pandangan tersebut mengemuka dalam Round Table Discussion (RTD) Nagara Institute-Akbar Faizal Uncensored (AFU) yang bertema “Ratusan BUMN Ditutup Pak

Perampingan BUMN oleh Danantara Jadi Langkah Rasional Menyelamatkan Aset Negara

Tergiur Rp2 Juta dari Endorse Judi Online, Selebgram di Surabaya Dituntut 2 Tahun Penjara

Rahmawati Puspita Ningrum dituntut dua tahun penjara setelah didakwa mempromosikan situs judi online melalui akun Instagram miliknya. Ia menerima imbalan sebanyak tiga kali dengan total hanya Rp2 juta selama Oktober hingga Desember 2025. Sementara itu, Justin yang disebut sebagai admin situs dan menawarkan pekerjaan tersebut masih berstatus buron. Tuntutan dibacakan di Pengadilan Negeri Surabaya, Selasa (21/7/2026). Jaksa Penuntut Umum Vini Angeline menilai Rahmawati terbukti menawarkan atau mem

Tergiur Rp2 Juta dari Endorse Judi Online, Selebgram di Surabaya Dituntut 2 Tahun Penjara

Danantara Pangkas BUMN, Nagara Institute-AFU Dorong Transformasi Berbasis Peta Jalan

DENPASAR - Nagara Institute bersama Akbar Faizal Uncensored (AFU) menggelar Round Table Discussion (RTD) membahas kebijakan transformasi Badan Usaha Milik Negara (BUMN) melalui Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (BPI Danantara). Forum akademik bertema “Ratusan BUMN Ditutup Paksa, Pertaruhan Terakhir Penyelamatan Unit Bisnis Negara” ini berlangsung di Wantilan Convention Center Hotel Prama Sanur, Denpasar, Bali, Rabu (22/7/2026). Direktur Eksekutif Nagara Institute, Akbar Faizal yan

Danantara Pangkas BUMN, Nagara Institute-AFU Dorong Transformasi Berbasis Peta Jalan

Massa Bakar Ban hingga Blokade Jalan, Demo Kasus Febrie Adriansyah di Kejagung Ricuh

Aksi demonstrasi yang menuntut keterbukaan penanganan perkara mantan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus Febrie Adriansyah berakhir ricuh di depan Gedung Kejaksaan Agung, Rabu (22/7/2026). Massa membakar ban dan memblokade Jalan Panglima Polim menuju kawasan Senayan. Polisi kemudian memadamkan api serta mengamankan sejumlah atribut aksi, yang memicu aksi saling dorong antara demonstran dan aparat. Kericuhan mulai terjadi sekitar pukul 15.30 WIB setelah petugas mengambil spanduk dan perlengkapa

Massa Bakar Ban hingga Blokade Jalan, Demo Kasus Febrie Adriansyah di Kejagung Ricuh

Timbun 1.400 Liter Solar Subsidi dari Pengerit, Pria di Bangka Barat Diciduk Polisi

Antrean kendaraan masih mengular di sejumlah SPBU Bangka Barat, tetapi solar bersubsidi justru ditemukan menumpuk di rumah seorang penampung di Kecamatan Mentok. Polisi menyita 70 jerigen yang masing-masing berisi sekitar 20 liter solar atau total mencapai 1.400 liter. BBM murah tersebut diduga dikumpulkan dari para pengerit sebelum dijual kembali di luar jalur resmi. Seorang pria berinisial MT ditangkap, sedangkan pemasok dan pembeli akhir solar masih diburu polisi. Kapolres Bangka Barat AKBP H

Timbun 1.400 Liter Solar Subsidi dari Pengerit, Pria di Bangka Barat Diciduk Polisi

Kasus Hibah Jatim, KPK Tahan Tiga Pemberi Suap dari Klaster Anwar Sadad

Komisi Pemberantasan Korupsi menahan tiga tersangka yang diduga memberikan suap dalam pengurusan dana hibah kelompok masyarakat Pemerintah Provinsi Jawa Timur tahun anggaran 2019–2022. Ketiganya adalah Achmad Yahya, M. Fathullah, dan Ra Wahid Ruslan yang berasal dari klaster anggota DPR RI Anwar Sadad. Namun, Anwar Sadad dan stafnya, Bagus Wahyudiono, yang ditetapkan sebagai tersangka penerima suap dalam klaster tersebut masih belum ditahan. Penahanan terbaru membuat pengusutan mulai bergerak ke

Kasus Hibah Jatim, KPK Tahan Tiga Pemberi Suap dari Klaster Anwar Sadad

Kiper Timnas Nadeo Argawinata Resmi Gabung Persija, Kembali ke Pangkuan Shin Tae-yong

Persija Jakarta resmi mendatangkan kiper timnas Indonesia, Nadeo Argawinata, dari Borneo FC pada bursa transfer musim 2026/2027. Penjaga gawang berusia 29 tahun itu diikat kontrak berdurasi lima musim hingga 2031 sebagai bagian dari proyek jangka panjang Macan Kemayoran. Kesepakatan transfer tersebut juga melibatkan perpindahan dua pemain muda Persija, Aditya Warman dan Ibrah Ohorella, ke Borneo FC. Presiden Persija Mohamad Prapanca menyebut perekrutan Nadeo merupakan langkah strategis untuk mem

Kiper Timnas Nadeo Argawinata Resmi Gabung Persija, Kembali ke Pangkuan Shin Tae-yong

Media Vietnam Jagokan Indonesia Juara AFF 2026, Thom Haye Incar Trofi Perdana

Timnas Indonesia disebut sebagai kandidat terkuat untuk menjuarai Piala AFF 2026 oleh media Vietnam, The Thao 247 . Penilaian itu muncul menjelang bergulirnya turnamen Asia Tenggara yang berlangsung pada 24 Juli hingga 29 Agustus 2026. Indonesia dinilai memiliki skuad yang cukup kompetitif meski tidak diperkuat seluruh pemain yang berkarier di Eropa. Dalam ulasannya, The Thao 247 menyebut investasi besar yang dilakukan PSSI dalam beberapa tahun terakhir menjadi salah satu faktor yang membuat Ind

Media Vietnam Jagokan Indonesia Juara AFF 2026, Thom Haye Incar Trofi Perdana

John Herdman: Taktik Timnas Indonesia Sudah Terbentuk. Mampu Bongkar Kutukan AFF 30 Tahun?

Pelatih tim nasional Indonesia, John Herdman, menilai identitas permainan skuad Garuda mulai terbentuk menjelang bergulirnya ASEAN Hyundai Cup 2026 akhir pekan ini. Keyakinan tersebut muncul setelah Indonesia menaklukkan Bali United dengan skor 3-0 dalam laga uji coba di Bali United Training Center, Gianyar, Selasa (21/7/2026). Hasil itu menjadi modal penting bagi tim Merah Putih sebelum memulai perjuangan di fase grup. Gol kemenangan Indonesia dicetak oleh Marc Klok, Dony Tri Pamungkas, dan Mit

John Herdman: Taktik Timnas Indonesia Sudah Terbentuk. Mampu Bongkar Kutukan AFF 30 Tahun?

Terlacak di Malaysia, Hilangnya Atlet Golf Jesslyn Wijaya Belum Terpecahkan

Penyelidikan dugaan penculikan atlet golf putri Jesslyn Wijaya Lay memasuki babak baru setelah polisi menemukan jejak keberangkatannya ke Kuala Lumpur, Malaysia. Berdasarkan data manifes penerbangan, Jesslyn tercatat meninggalkan Indonesia pada Selasa (14/7/2026), sehari setelah dilaporkan menjadi korban penculikan di sebuah restoran di Jakarta Pusat. Penyidik masih mendalami seluruh rangkaian peristiwa dan belum menyimpulkan ada atau tidaknya unsur pidana dalam kasus tersebut. Kepala Satuan Res

Terlacak di Malaysia, Hilangnya Atlet Golf Jesslyn Wijaya Belum Terpecahkan