AFU.id

Indeks Berita

Tenaga Pendamping Minim, Akselerasi Perhutanan Sosial Nasional Terancam Berjalan Lambat

Pelaksanaan program perhutanan sosial di tingkat tapak rawan berjalan lambat akibat minimnya jumlah tenaga pendamping lapangan. Kelangkaan aparatur pengawas itu telah menghambat pemanfaatan lahan konservasi untuk program pengentasan kemiskinan ekstrem daerah. Melansir website Kementerian Kehutanan Republik Indonesia (Kemenhut RI), Minggu (12/7/2026), penataan akses kelola hutan rakyat terus menjalani evaluasi secara berkala. Evaluasi berkala itu berbarengan dengan peninjauan ekosistem pesisir di

Tenaga Pendamping Minim, Akselerasi Perhutanan Sosial Nasional Terancam Berjalan Lambat

Modal Nelayan Terbatas, Dukungan Fasilitas KKP Didesak Tepat Sasaran

Kelangkaan modal usaha di wilayah pesisir menuntut percepatan intervensi nyata dari Kementerian Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia (KKP RI). Persoalan manajemen tata kelola koperasi nelayan yang buruk berisiko memicu kegagalan pemanfaatan fasilitas ekonomi yang telah negara bangun. Melansir website KKP RI, Minggu (12/7/2026), pembekalan teknis bagi pengelola komunal kini mulai bergulir secara intensif di Jakarta. Langkah taktis itu mengarah untuk mengoptimalkan operasional dari ragam fasi

Modal Nelayan Terbatas, Dukungan Fasilitas KKP Didesak Tepat Sasaran

Kasus Baru Capai 15 Ribu, Hambatan Regulasi Daerah Ancam Eliminasi Kusta

Eliminasi kusta di tingkat akar rumput rawan mengalami kegagalan akibat kuatnya stigma negatif di masyarakat. Keterlambatan deteksi dini berisiko memicu kecacatan fisik permanen bagi ribuan penderita baru setiap tahunnya. Melansir website Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes RI), Minggu (12/7/2026), perumusan strategi nasional mulai mendapat pengetatan guna menjaring kasus aktif secara masif. Pembahasan penanggulangan terpadu itu berlangsung dalam konferensi tingkat nasional di Jak

Kasus Baru Capai 15 Ribu, Hambatan Regulasi Daerah Ancam Eliminasi Kusta

Kompetensi Riset Rendah, Mutu Publikasi Ilmiah Perguruan Tinggi Terancam Stagnan

Publikasi ilmiah bermutu di lingkungan perguruan tinggi rawan stagnan akibat tingginya penolakan draf oleh penerbit internasional. Lemahnya ketajaman substansi riset menjadi faktor utama pemicu kegagalan itu. Melansir website Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Republik Indonesia (Kemdiktisaintek RI), Minggu (12/7/2026), penataan kapasitas peneliti terlaksana melalui klinik penulisan intensif nasional. Agenda penulisan strategis pun berlangsung secara kolektif di Kota Pontianak p

Kompetensi Riset Rendah, Mutu Publikasi Ilmiah Perguruan Tinggi Terancam Stagnan

Topan Bavi Mengamuk di China, Ribuan Penerbangan dan Perjalanan Kereta Terpaksa Dibatalkan

Ribuan penerbangan dibatalkan atau ditunda di sejumlah wilayah di China menyusul badai petir yang terjadi akibat Topan Bavi, menurut laporan media nasional pada Minggu. Laporan harian berbahasa Inggris Global Times, mengutip platform analitik perjalanan Umetrip, menyebut sejumlah maskapai penerbangan China membatalkan 2.800 lebih penerbangan yang dijadwalkan pada Minggu. Ratusan penerbangan yang dibatalkan atau ditunda berdampak pada perjalanan masyarakat ke Nanjing, Hangzhou, Wuhan, Shenyang, D

Topan Bavi Mengamuk di China, Ribuan Penerbangan dan Perjalanan Kereta Terpaksa Dibatalkan

Mampukah Perpres Baru tentang Perdangan Karbon Pulihkan Kepercayaan Investor Asing?

Pemerintah merevisi aturan baru tentang perdagangan karbon diharapkan mampu mengembalikan kepercayaan investor luar negeri. Direktur Eksekutif The Reform Initiatives (TRI) Hadi Prayitno menilai langkah Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni dalam mereformasi regulasi perdagangan karbon mengembalikan kepercayaan investor, pengembang proyek karbon, hingga calon pembeli kredit karbon di pasar internasional. Menurut Hadi, perubahan kebijakan melalui revisi Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 98 Tahun 202

Mampukah Perpres Baru tentang Perdangan Karbon Pulihkan Kepercayaan Investor Asing?

Bencana Hidrometeorologi Lumpuhkan Pesisir, Efektivitas Bantuan Alat Berat KKP RI Diuji

Kerusakan tambak budidaya akibat bencana hidrometeorologi memicu tingginya desakan alokasi fasilitas dari Kementerian Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia (KKP RI). Hambatan pembersihan material longsor berisiko memperpanjang masa kelumpuhan ekonomi para pembudidaya ikan lokal. Melansir website KKP RI, Minggu (12/7/2026), sebanyak 12 unit excavator mulai tersalurkan ke tiga provinsi. Pengiriman sarana mekanis berskala besar itu terkonsentrasi untuk merehabilitasi jaringan kolam dan saluran

Bencana Hidrometeorologi Lumpuhkan Pesisir, Efektivitas Bantuan Alat Berat KKP RI Diuji

Di Tengah Isu Rivalitas Kejagung Vs Polri, ST Burhanuddin dan Listyo Sigit Terlihat Akrab di Harkopnas

Di tengah sorotan publik atas dinamika hubungan antara Kejaksaan Agung (Kejagung) dan Kepolisian Republik Indonesia (Polri), ada momen kebersamaan yang unik pada peringatan puncak Hari Koperasi Nasional (Harkopnas) ke-79 di Indonesia Arena, Senayan, Jakarta, Minggu (12/7/2026). Lima pimpinan lembaga pertahanan, keamanan, dan penegak hukum negara tampak kompak menghadiri acara tersebut. Mereka adalah Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto, Jaksa Agung ST Burha

Di Tengah Isu Rivalitas Kejagung Vs Polri, ST  Burhanuddin dan Listyo Sigit Terlihat Akrab di Harkopnas

Kasus Pencurian BTS XLSmart Akhirnya Terungkap, Pelaku Menyamar Jadi Teknisi

Kasus pencurian base transceiver station (BTS) milik PT XLSmart Telecom Sejahtera akhirnya terungkap. Polisi telah menetapkan empat orang sebagai tersangka dalam kasus itu. Kepala Satuan Reserse Mobile Bareskrim Polri Kombes Pol. Teuku Arsya Khadafi mengatakan pengungkapan kasus bermula dari laporan PT XLSmart terkait hilangnya perangkat modul BTS di sejumlah wilayah Indonesia. "Hilangnya perangkat menyebabkan gangguan layanan telekomunikasi sehingga ribuan pelanggan tidak dapat menggunakan laya

Kasus Pencurian BTS XLSmart Akhirnya Terungkap, Pelaku Menyamar Jadi Teknisi

Bandara Letkol Wisnu di Buleleng Bali Bakal Direvitalisasi untuk Jet Pribadi dan Logistik

Bandar Udara (Bandara) Letkol Wisnu di Buleleng, Bali akan dikembangkan menjadi bandara alternatif untuk melayani kebutuhan khusus seperti pendaratan darurat jika Bandara Ngurah Rai di Denpasar mengalami kendala. Selain itu, bandara ini juga akan dijadikan bandara dengan pelayanan pendukung seperti untuk jet pribadi dan logistik. Gubernur Bali Wayan Koster sedang mengajukan rencana pengembangan Bandar Udara Letkol Wisnu di Buleleng ke Kementerian Perhubungan. "Kami telah merencanakan pengembanga

Bandara Letkol Wisnu di Buleleng Bali Bakal Direvitalisasi untuk Jet Pribadi dan Logistik