AFU.id

Indeks Berita

Iran Tegas: Damai Tak Masuk Akal, Israel Terus Hantam Lebanon

Dentuman belum benar-benar reda, tapi kata “damai” sudah kehilangan makna di medan yang masih berasap. Iran secara terbuka menyebut pembicaraan damai dengan Amerika Serikat sebagai sesuatu yang “tidak masuk akal”, setelah gelombang serangan Israel kembali menghantam Lebanon dengan intensitas paling mematikan sejauh ini. Pernyataan keras itu datang dari Ketua Parlemen Iran, Mohammad Bagher Ghalibaf. Ia menilai gencatan senjata dua pekan yang diumumkan sebelumnya telah dilanggar sejak awal—bukan h

Iran Tegas: Damai Tak Masuk Akal, Israel Terus Hantam Lebanon

PMI Siap Bantu Salurkan Bantuan untuk Masyarakat Iran

Jakarta – Palang Merah Indonesia (PMI) menyatakan kesiapannya untuk menyalurkan bantuan kemanusiaan dari masyarakat Indonesia bagi warga terdampak konflik di Iran. Hal ini seiring dengan meningkatnya kebutuhan bantuan akibat eskalasi situasi kemanusiaan dalam beberapa pekan terakhir. Pernyataan tersebut disampaikan oleh Ketua Umum PMI, M. Jusuf Kalla (JK), dalam pertemuan dengan Wakil Kepala Misi Kedutaan Besar Iran, Mr. Mohammad Mahdi Moradi, serta Direktur Asia Selatan dan Tengah Kementerian L

PMI Siap Bantu Salurkan Bantuan untuk Masyarakat Iran

Terbukti Suap Bupati Sugiri Sancoko Rp1,1 Miliar, Sucipto Dihukum 2 Tahun Penjara

Majelis Hakim Pengadilan Negeri Surabaya menjatuhkan vonis dua tahun penjara kepada pihak swasta bernama Sucipto dalam perkara dugaan suap serta gratifikasi Pemerintah Kabupaten Ponorogopada Selasa, 7 April 2026. Terdakwa dinyatakan terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah menyuap Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko senilai Rp1,1 miliar terkait paket pekerjaan di RSUD Kabupaten Ponorogo. "Majelis Hakim juga telah mempertimbangkan serta memutuskan sesuai tuntutan yang dilayangkan oleh Tim Jaksa Pen

Terbukti Suap Bupati Sugiri Sancoko Rp1,1 Miliar, Sucipto Dihukum 2 Tahun Penjara

Pantau Ketahanan Stok Plastik, Faisol Riza Upayakan Harga Produk di Masyarakat Tetap Stabil

Wakil Menteri Perindustrian (Wamenperin) Faisol Riza meminta para pelaku industri dan asosiasi untuk memperkuat koordinasi dengan pemerintah menyusul tren kenaikan harga bahan baku plastik dunia. Pemerintah berkomitmen menjaga agar gejolak di sektor hulu tidak langsung menekan daya beli masyarakat di sektor hilir. Faisol menekankan pentingnya menjaga pasokan untuk industri yang sangat bergantung pada plastik, seperti produsen elektronik dan perangkat telekomunikasi, agar tetap stabil di tengah k

Pantau Ketahanan Stok Plastik, Faisol Riza Upayakan Harga Produk di Masyarakat Tetap Stabil

Atasi Krisis Bahan Baku Plastik, Wamenperin Buka Opsi Batasi Ekspor Kondensat Gas

Wakil Menteri Perindustrian (Wamenperin), Faisol Riza memberikan sinyal kuat bahwa pemerintah akan mengambil "keputusan besar" terkait kebijakan arus ekspor dan impor energi. Langkah ini diambil untuk memastikan pasokan bahan baku industri plastik di dalam negeri tetap aman di tengah terganggunya rantai pasok global. Salah satu langkah strategis yang tengah digodok adalah pembatasan ekspor kondensat gas untuk dialihkan sebagai pengganti nafta bagi industri domestik. Faisol menyatakan akan segera

Atasi Krisis Bahan Baku Plastik, Wamenperin Buka Opsi Batasi Ekspor Kondensat Gas

Wamenperin Faisol Riza Dorong CPO Jadi Alternatif Bahan Baku Plastik di Tengah Kelangkaan Nafta Global

Kementerian Perindustrian tengah mengkaji secara intensif langkah diversifikasi bahan baku industri plastik nasional menyusul semakin sulitnya mendapatkan pasokan nafta di pasar global. Wakil Menteri Perindustrian (Wamenperin) Faisol Riza mengungkapkan, pemerintah kini melirik potensi Crude Palm Oil (CPO) dan gas sebagai substitusi utama untuk mengurangi ketergantungan pada nafta fosil. Faisol menjelaskan bahwa ketersediaan bahan baku saat ini menjadi isu krusial yang lebih mendesak dibandingkan

Wamenperin Faisol Riza Dorong CPO Jadi Alternatif Bahan Baku Plastik di Tengah Kelangkaan Nafta Global

Haji 2026 Tetap On Schedule! Gus Irfan: Jemaah Masuk Asrama 21 April, Tak Ada Perubahan

Menteri Haji dan Umroh Mochamad Irfan Yusuf (Gus Irfan) memastikan jadwal keberangkatan jemaah haji tahun 2026 tetap berjalan sesuai rencana awal, meski situasi geopolitik di Timur Tengah tengah memanas. Gus Irfan menyatakan jemaah akan mulai memasuki asrama pada akhir April ini. "Keberangkatannya tanggal 21 April masuk Asrama Haji, tanggal 22 berangkat. Untuk penerbangannya sementara masih sesuai jadwal awal," ungkap Gus Irfan di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu 8 April 2026. Terkait p

Haji 2026 Tetap On Schedule! Gus Irfan: Jemaah Masuk Asrama 21 April, Tak Ada Perubahan

Menhaj: Presiden Instruksikan Kenaikan Biaya Penerbangan Tak Dibebankan ke Jemaah Haji

Menteri Haji dan Umroh, Mochamad Irfan Yusuf, yang akrab disapa Gus Irfan, menegaskan bahwa pemerintah tidak akan membebankan kenaikan biaya operasional haji kepada jemaah. Hal ini merujuk pada instruksi langsung Presiden agar penyesuaian biaya, terutama di sektor penerbangan, tidak menambah beban masyarakat. Gus Irfan menjelaskan, saat ini pemerintah sedang mengkaji berbagai opsi untuk menutupi selisih biaya yang muncul akibat dinamika global. Skema pendanaan tersebut akan segera diputuskan dal

Menhaj: Presiden Instruksikan Kenaikan Biaya Penerbangan Tak Dibebankan ke Jemaah Haji

Sokong Asta Gita Prabowo, Anggota Komisi VI DPR RI Desak Kementerian ‘Jinakkan’ Harga Komoditas Strategis

Anggota Komisi VI DPR RI Herman Khaeron mendesak kementerian terkait untuk mengambil langkah nyata dalam mengendalikan harga komoditas strategis. Langkah ini dipandang krusial untuk mencapai visi kemandirian bangsa yang tertuang dalam Asta Gita Presiden Prabowo Subianto. Herman menekankan bahwa ketergantungan pada negara lain harus segera diminimalisir melalui penguatan kontrol pemerintah terhadap pasokan domestik. Ia meminta kementerian tidak pasif dalam menghadapi tekanan harga internasional.

Sokong Asta Gita Prabowo, Anggota Komisi VI DPR RI Desak Kementerian ‘Jinakkan’ Harga Komoditas Strategis

Cegah Harga Melonjak, Komisi VI DPR Ingatkan Kerentanan Distribusi Global Akibat Konflik

Anggota Komisi VI DPR RI Herman Khaeron memperingatkan pemerintah terkait potensi lonjakan harga di dalam negeri akibat terhambatnya distribusi logistik global. Gangguan ini dipicu oleh konflik internasional serta perubahan iklim yang mulai menekan suplai bahan baku industri dan pangan. Herman menyebut bahwa stabilitas harga domestik sangat rentan terhadap gejolak pasar internasional. Ia meminta pemerintah tidak hanya fokus pada satu bahan baku seperti plastik, tetapi juga pada komoditas strateg

Cegah Harga Melonjak, Komisi VI DPR Ingatkan Kerentanan Distribusi Global Akibat Konflik