AFU.id

Indeks Berita

Tuntut Reformasi Pendidikan Kedokteran, MGBKI: Internship Bukan Mekanisme Penyedia Tenaga Murah

Majelis Guru Besar Kedokteran Indonesia (MGBKI) menegaskan pentingnya mengembalikan tugas magang atau internship dokter sebagai proses pendidikan profesi, bukan mekanisme penyediaan tenaga kerja murah. "Tugas internship dokter muda itu harus dikembalikan sebagai proses pendidikan profesi, bukan mekanisme penyediaan tenaga murah. Standar input itu harus ketat kalau kita bicara ke kualitas. Prosesnya harus manusiawi dan evaluasinya harus jujur," kata Ketua MGBKI Budi Iman Santoso dalam konferensi

Tuntut Reformasi Pendidikan Kedokteran, MGBKI: Internship Bukan Mekanisme Penyedia Tenaga Murah

Hasan Wirajuda: Indonesia Bebas Bergaul Global, Tapi Jangan Kehilangan Jangkar ASEAN

Percakapan di kanal Akbar Faizal Uncensored mengalir tenang, tapi isinya padat dan menohok. Mantan Menteri Luar Negeri Hassan Wirajuda membuka satu gagasan yang terasa relevan di tengah riuh geopolitik hari ini: Indonesia boleh ke mana saja, tapi tidak boleh kehilangan arah. Menjawab pertanyaan Akbar Faizal soal intensitas komunikasi Presiden Prabowo Subianto dengan berbagai negara, termasuk di luar blok BRICS, Hasan menegaskan satu hal: tidak ada yang perlu tersinggung. Dunia sudah tahu Indones

Hasan Wirajuda: Indonesia Bebas Bergaul Global, Tapi Jangan Kehilangan Jangkar ASEAN

China, Amerika, dan Laut Cina Selatan: Di Antara Kecurigaan dan Menahan Diri

Percakapan di kanal Akbar Faizal Uncensored itu tidak dimulai dengan jawaban, tapi dengan kegelisahan. Akbar Faizal membuka diskusi dengan nada curiga—tentang dunia yang terasa makin mirip, bahkan di antara dua kekuatan yang sering diposisikan berseberangan: Amerika Serikat dan China. “Kalau dilihat dari cara berpikir di Timur Tengah,” kira-kira begitu kegelisahannya, “bukankah China juga mulai menyerupai Amerika?” Kekuatan militer, pengaruh di forum global seperti PBB, hingga kemampuan memainka

China, Amerika, dan Laut Cina Selatan: Di Antara Kecurigaan dan Menahan Diri

Laut Kita Terbuka, Tapi Pengawasan Belum Sempurna

Percakapan di kanal Akbar Faizal Uncensored tiba-tiba berubah arah—dari sekadar diskusi menjadi semacam peta besar tentang kedaulatan yang tak sepenuhnya bisa dikendalikan. Akbar Faizal menekan satu titik penting: apakah Indonesia benar-benar aman di jalur lautnya sendiri? Di hadapannya, Hassan Wirajuda tidak memberi jawaban yang menenangkan, tetapi justru realistis. Laut Indonesia, terutama yang masuk dalam skema Alur Laut Kepulauan Indonesia (ALKI), pada dasarnya terbuka untuk lintas internasi

Laut Kita Terbuka, Tapi Pengawasan Belum Sempurna

Hassan Wirajuda: Presiden Lupakan Jangkar Diplomasi Kita

Pernyataan yang terdengar “canda” kadang justru meledak paling keras di ruang diplomasi. Itulah yang terjadi ketika wacana penarikan tarif atas kapal yang melintas di Selat Malaka dilempar ke publik. Dalam hitungan jam, telepon berdering ke berbagai meja diplomat Indonesia—dari Singapura, Malaysia, hingga Filipina. Reaksi datang cepat, dan nada kegelisahannya sama: Indonesia sedang bermain dengan sesuatu yang terlalu besar. Dalam diskusi di Akbar Faizal Uncensored, mantan Menteri Luar Negeri Has

Hassan Wirajuda: Presiden Lupakan Jangkar Diplomasi Kita

3 WNI Ditangkap di Makkah, Diduga Tipu Layanan Haji Ilegal

Aparat keamanan Arab Saudi menangkap tiga warga negara Indonesia (WNI) di Makkah atas dugaan penipuan layanan haji ilegal, Selasa, 28 April 2026. Saat ditangkap, para pelaku diketahui mengenakan seragam resmi petugas haji Indonesia. Wakil Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia, Dedi Prasetyo, menegaskan bahwa negara tetap berkewajiban memberikan pendampingan hukum bagi warganya yang tersangkut kasus di luar negeri. “Bagaimanapun warga negara yang berhadapan dengan hukum di negara lain, nega

3 WNI Ditangkap di Makkah, Diduga Tipu Layanan Haji Ilegal

Reshuffle Kabinet Disebut Upaya Konsolidasi Kekuatan di Tengah Pengaruh Oligarki

Ketua Dewan Direktur Great Institute Syahganda Nainggolan mengatakan perombakan atau reshuffle kabinet yang dilakukan Presiden Prabowo Subianto baru-baru ini merupakan bentuk konsolidasi kekuatan. Syahganda dalam diskusi Reshuffle Kabinet: Konsolidasi Kekuasaan atau Optimalisasi Kinerja? di Jakarta, Kamis, (30/4/26) mengatakan langkah tersebut bertujuan memperkuat posisi Presiden di tengah pengaruh kekuasaan yang ingin menghancurkan Indonesia. “Kalau disebut konsolidasi, ya, pasti konsolidasi. K

Reshuffle Kabinet Disebut Upaya Konsolidasi Kekuatan di Tengah Pengaruh Oligarki

Demo Sopir Truk Jatim: Penimbunan BBM Dibiarkan Marak tapi Solar Truk Dibatasi

Ratusan sopir truk berunjuk rasa di depan kantor PT Pertamina Marketing Operation Region (MOR) V, Surabaya, Jawa Timur, Rabu (29/4/2026). Pengunjuk rasa yang tergabung dalam Gerakan Sopir Jawa Timur (GSJT) ini memprotes pembatasan kuota pembelian bahan bakar minyak (BBM) subsidi jenis solar. Para demonstran itu membawa serta ratusan kendaraannya mulai truk ringan hingga tronton, hingga arus lalu lintas di depan kantor petamina lumpuh total. Dalam aksinya mereka menggelar aksi teatrikal dan orasi

Demo Sopir Truk Jatim: Penimbunan BBM Dibiarkan Marak tapi Solar Truk Dibatasi

Tantang Blokade AS, Iran Ancam Perang Jika Pelabuhan Terus Diblokade

Jerman dinilai telah menetapkan arah untuk mempersiapkan kemungkinan konfrontasi militer dengan Rusia dalam beberapa tahun ke depan dan tidak menyembunyikannya, kata Duta Besar Rusia untuk Jerman Sergey Nechaev dalam wawancara dengan RIA Novosti. Ia mengatakan Berlin saat ini berfokus pada penyediaan drone, komponennya, serta persenjataan lain bagi pemerintah Kiev, sambil pada saat yang sama membantah tuduhan bahwa mereka menjadi pihak dalam konflik tersebut. "Namun, tidak perlu berilusi, Jerman

Tantang Blokade AS, Iran Ancam Perang Jika Pelabuhan Terus Diblokade

Ancang-ancang Jerman Hadapi Rusia, Kiriman Senjata ke Ukraina Berlanjut

Jerman dinilai telah menetapkan arah untuk mempersiapkan kemungkinan konfrontasi militer dengan Rusia dalam beberapa tahun ke depan dan tidak menyembunyikannya, kata Duta Besar Rusia untuk Jerman Sergey Nechaev dalam wawancara dengan RIA Novosti. Ia mengatakan Berlin saat ini berfokus pada penyediaan drone, komponennya, serta persenjataan lain bagi pemerintah Kiev, sambil pada saat yang sama membantah tuduhan bahwa mereka menjadi pihak dalam konflik tersebut. "Namun, tidak perlu berilusi, Jerman

Ancang-ancang Jerman Hadapi Rusia, Kiriman Senjata ke Ukraina Berlanjut