AFU.id

Indeks Berita

Bocah Sangatta Ditemukan Tewas, Penculik Sempat Minta Tebusan Rp200 Juta

Muhammad Royyan Prasetyo, bocah 7 tahun asal Sangatta Utara, Kutai Timur, ditemukan meninggal dunia setelah sebelumnya dilaporkan hilang. Polisi mengungkap korban diduga diculik oleh pria berinisial MY, 32 tahun. Pelaku ditangkap tim gabungan Subdit Jatanras Ditreskrimum Polda Kalimantan Timur dan Satreskrim Polres Kutai Timur di kawasan Balikpapan Barat. MY diketahui bekerja sebagai pengemudi ojek online. Kapolda Kalimantan Timur Irjen Pol Endar Priantoro mengatakan peristiwa bermula pada Senin

Bocah Sangatta Ditemukan Tewas, Penculik Sempat Minta Tebusan Rp200 Juta

Gunung Semeru Erupsi Tujuh Kali, Aktivitas Warga Dibatasi di Radius Lima Kilometer

Gunung Semeru yang berada di perbatasan Kabupaten Lumajang dan Malang, Jawa Timur, mengalami erupsi sebanyak tujuh kali dengan tinggi letusan dari 400 meter hingga 700 meter di atas puncak pada Kamis (4/6/2026) sejak pukul 00.34 hingga 08.00 WIB. Erupsi pertama terjadi pukul 00.34 WIB dengan visual letusan tidak teramati. "Erupsi ketujuh terjadi pada pukul 07.47 WIB dengan tinggi kolom letusan teramati sekitar 700 meter di atas puncak atau 4.376 meter di atas permukaan laut (mdpl)," kata Petugas

Gunung Semeru Erupsi Tujuh Kali, Aktivitas Warga Dibatasi di Radius Lima Kilometer

Tiga WNA Ditemukan Tergeletak di Apartemen Cengkareng, Dua Tewas

Tiga warga negara asing ditemukan tergeletak di sebuah unit Apartemen City Park Tower F lantai 3, Cengkareng Timur, Jakarta Barat, Senin malam. Dua orang dinyatakan meninggal dunia, sementara satu lainnya ditemukan tidak sadarkan diri. Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto membenarkan penemuan tiga WNA tersebut. Peristiwa itu dilaporkan terjadi sekitar pukul 21.00 WIB. “Benar, telah ditemukan tiga warga negara asing. Dari ketiga orang tersebut, dua laki-laki berinisial CD dan II

Tiga WNA Ditemukan Tergeletak di Apartemen Cengkareng, Dua Tewas

Kejagung Bongkar Skandal Pengadaan BGN, Mark Up Motor Listrik hingga Sepatu

Kejaksaan Agung (Kejagung) mengungkap dugaan korupsi dalam pengadaan di Badan Gizi Nasional (BGN) yang menyeret mantan Kepala BGN Dadan Hindayana (DH) serta dua eks wakilnya, Lodewyk Pusung (LP) dan Sony Sonjaya (SS). Ketiganya diduga melakukan mark up sejumlah pengadaan, mulai dari kendaraan listrik hingga perlengkapan pendukung program Makan Bergizi Gratis. Hal itu diungkap Direktur Penyidikan Jampidsus Kejagung, Syarief Sulaeman Nahdi, usai mengumumkan ketiganya sebagai tersangka kasus dugaan

Kejagung Bongkar Skandal Pengadaan BGN, Mark Up Motor Listrik hingga Sepatu

Kebakaran Berulang di Kemayoran, Fasilitas Hidran dan APAR Minim

Kebakaran kembali melanda permukiman padat di Kebon Kosong, Kemayoran, Jakarta Pusat, Senin (1/6/2026). Peristiwa ini kembali menimbulkan sorotan terhadap kesiapan infrastruktur pemadam kebakaran di wilayah tersebut. Insiden tersebut membuat puluhan rumah hangus dan ratusan warga kehilangan tempat tinggal dalam waktu singkat. Kondisi ini memperkuat desakan agar pemerintah daerah segera melakukan evaluasi menyeluruh. Anggota DPRD DKI Jakarta, Kevin Wu, menilai kebakaran berulang di kawasan itu me

Kebakaran Berulang di Kemayoran, Fasilitas Hidran dan APAR Minim

Ditetapkan Jadi Tersangka Korupsi MBG, Sony Sonjaya Berterima Kasih atas Hadiah dari Nanik S Deyang

Wakil ketua Badan Gizi Nasional (BGN) Sony Sonjaya mengucapkan terima kasih kepada Nanik Sudaryati Deyang atas pemberian hadiah melalui unggahan dalam Instagram resminya pada Kamis (4/6/2026). Foto berisi tulisan terima kasih di atas kertas tersebut diunggah Sony sesaat setelah dirinya ditetapkan menjadi salah satu dari tiga tersangka kasus dugaan korupsi Makan Bergizi Gratis (MBG). Dalam unggahan di akun Instagramnya @sonysonjayaabd , Sony turut menuliskan ucapan selamat atas terpilihnya Nanik

Ditetapkan Jadi Tersangka Korupsi MBG, Sony Sonjaya Berterima Kasih atas Hadiah dari Nanik S Deyang

Belum Reda Ledakan Biak, Bom Mortir Perang Dunia II Ditemukan di Sentani

Ancaman bom peninggalan Perang Dunia II di Papua belum selesai setelah ledakan maut terjadi di Biak Numfor. Sebuah mortir kembali ditemukan warga di kawasan Jalan Ariyau, Distrik Sentani, Kabupaten Jayapura, saat mereka mencari ikan di sekitar Kali Ariyau. Temuan itu terjadi pada Selasa, (2/6/2026) siang. Warga menemukan benda besi berbentuk menyerupai jantung pisang ketika hendak menggali tanah untuk membuat perangkap ikan. Kapolsek Sentani Kota AKP Bernadus Yunus Ick mengatakan polisi menerima

Belum Reda Ledakan Biak, Bom Mortir Perang Dunia II Ditemukan di Sentani

Kapal Asing Tujuan Hong Kong Selundupkan Ikan Dilindungi di Ruang Rahasia

Kementerian Kelautan dan Perikanan menahan kapal asing MV Silver Island yang mengangkut 1,2 ton ikan Napoleon secara ilegal menuju Hong Kong. Ikan bernilai tinggi itu ditemukan dalam ruang tersembunyi yang sulit dijangkau petugas pemeriksa. Kapal tersebut dicegat Kapal Pengawas Orca 04 di Laut Sulawesi pada Jumat, (29/5/2026). MV Silver Island diketahui berangkat dari Sumenep, Jawa Timur, pada 26 Mei 2026. Direktur Jenderal Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan Pung Nugroho Saksono menga

Kapal Asing Tujuan Hong Kong Selundupkan Ikan Dilindungi di Ruang Rahasia

Tak Efektif Hadapi Lonjakan Ebola, WHO Desak Negara Cabut Larangan Perjalanan

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) meminta negara-negara di dunia meninjau ulang kebijakan pembatasan perjalanan yang diberlakukan menyusul merebaknya wabah Ebola di Republik Demokratik Kongo dan Uganda. Kebijakan penutupan perbatasan dinilai tidak selalu efektif dalam menekan penyebaran penyakit. Direktur Jenderal WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus menegaskan bahwa pembatasan mobilitas lintas negara justru dapat menimbulkan hambatan baru dalam penanganan wabah. Salah satunya adalah terganggunya distr

Tak Efektif Hadapi Lonjakan Ebola, WHO Desak Negara Cabut Larangan Perjalanan

Rupiah dan IHSG Anjlok, Purbaya Salahkan Rumor dan Sentimen Pasar

Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa menilai pelemahan Rupiah dan anjloknya Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dalam beberapa hari terakhir lebih dipengaruhi sentimen negatif dan rumor pasar, bukan kondisi fundamental ekonomi Indonesia. Purbaya mengatakan pelemahan itu terjadi secara tiba-tiba dalam satu hingga dua hari terakhir. Menurutnya, pasar tertekan oleh berbagai isu yang beredar. "Karena ada isu macam-macam, ada rumor macam-macam di pasar," kata Purbaya kepada wartawan di Kompl

Rupiah dan IHSG Anjlok, Purbaya Salahkan Rumor dan Sentimen Pasar