AFU.id

Indeks Berita

Motif Teror Bom SDN Srengseng Terungkap: Pelaku Kesal Diremehkan Tak Mampu Beli Seragam

Polisi mengungkap motif di balik aksi teror bom yang menyasar SDN Srengseng Sawah 15 Pagi, Jagakarsa, Jakarta Selatan, pada hari pertama Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS). Pelaku berinisial MY (34), yang merupakan orang tua salah satu siswa, mengaku mengirim ancaman karena merasa tersinggung oleh ucapan seorang guru terkait biaya seragam sekolah anaknya. Kepala Seksi Humas Polres Metro Jakarta Selatan AKP Joko Adi mengatakan, beberapa hari sebelum kejadian, MY sempat menanyakan soal pemb

Motif Teror Bom SDN Srengseng Terungkap: Pelaku Kesal Diremehkan Tak Mampu Beli Seragam

Kejagung Ralat Status Febrie: Sempat Disebut Saksi, Tersangkanya Tak Gugur

Kejaksaan Agung meralat pernyataan mengenai status hukum mantan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus Febrie Adriansyah. Setelah sempat menyebut Febrie sebagai saksi dalam tiga surat perintah penyidikan baru, Kejagung menegaskan status tersangka yang sebelumnya ditetapkan penyidik Polri tidak gugur, Rabu (15/07/26). Kapuspenkum Kejagung Anang Supriatna sebelumnya mengatakan Febrie berstatus saksi setelah Kejagung menerbitkan tiga sprindik baru. Pernyataan itu disampaikan ketika Anang ditanya men

Kejagung Ralat Status Febrie: Sempat Disebut Saksi, Tersangkanya Tak Gugur

Harga Emas Hari Ini, Kamis 16 Juli 2026: Antam Turun Tipis, Pegadaian Stagnan

Berikut data terbaru harga emas resmi di Indonesia pada Kamis, 16 Juli 2026. Informasi ini tentu saja dapat membantu anda dalam mengambil langkah investasi terbaik dalam kondisi ekonomi sekarang. Terlebih lagi, emas merupakan salah satu instrumen investasi terbaik sebagai aset aman ( safe haven ) penahan inflasi sejak dulu. Pada hari ini, emas batangan produksi PT Aneka Tambang (Persero) Tbk alias Antam Logam Mulia mengalami penurunan tipis. Di sisi lain, dua jenama yang terjual di PT Pegadaian

Harga Emas Hari Ini, Kamis 16 Juli 2026: Antam Turun Tipis, Pegadaian Stagnan

Ancang-Ancang Kopdes Jadi Penyalur Bansos, Uji Coba Dimulai Agustus

Pemerintah mulai menyiapkan skema baru penyaluran bantuan sosial (bansos) dengan memanfaatkan Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih sebagai jalur distribusi. Rencana tersebut saat ini masih dalam tahap konsolidasi dan ditargetkan mulai diuji coba pada Agustus 2026 di sejumlah daerah. Menteri Sosial Saifullah Yusuf atau Gus Ipul mengatakan skema tersebut dibahas dalam rapat terbatas bersama Presiden Prabowo Subianto di Istana Negara, Rabu (15/7/2026). Menurutnya, Kemensos tengah menyiapkan mekanisme

Ancang-Ancang Kopdes Jadi Penyalur Bansos, Uji Coba Dimulai Agustus

Geledah Rumah dan Kantor Bupati Sukoharjo Etik Suryani: KPK Sita Dokumen, Uang, hingga Perhiasan

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali menggeledah sembilan lokasi dalam penyidikan kasus pemerasan yang menjerat Bupati Sukoharjo Etik Suryani. Dari rangkaian penggeledahan tersebut, penyidik menyita sejumlah barang bukti berupa uang tunai, perhiasan, dokumen, dan barang bukti elektronik. Penggeledahan dilakukan pada 14–15 Juli 2026. Lokasi yang didatangi penyidik meliputi rumah dinas Bupati Sukoharjo, kantor Bupati, kantor Dinas Pekerjaan Umum, Dinas Perhubungan, Dinas Pertanian, Dinas Kes

Geledah Rumah dan Kantor Bupati Sukoharjo Etik Suryani: KPK Sita Dokumen, Uang, hingga Perhiasan

Kopdes Makin Digdaya: Dana Desa, Bansos, Subsidi hingga Gabah dalam Satu Tangan

Pemerintah kembali memperluas peran Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih setelah mengalokasikan Rp34,57 triliun Dana Desa 2026 untuk mendukung pelaksanaannya. Kopdes kini diputuskan menjadi jalur penyaluran bantuan sosial dan barang bersubsidi, sekaligus pembeli gabah, jagung, dan hasil pertanian ketika harga jatuh di bawah ketentuan pemerintah. Keputusan itu diambil dalam rapat terbatas yang dipimpin Presiden Prabowo Subianto di Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (15/7/26). Rapat tersebut juga m

Kopdes Makin Digdaya: Dana Desa, Bansos, Subsidi hingga Gabah dalam Satu Tangan

Prabowo Groundbreaking Blok Masela: Apa Itu dan Untungnya buat Indonesia?

Presiden Prabowo Subianto meresmikan peletakan batu pertama atau groundbreaking Proyek Strategis Nasional (PSN) Blok Masela di Kabupaten Kepulauan Tanimbar, Maluku Kamis (16/7/2026). Groundbreaking ini digadang-gadang menjadi momentum strategis bagi penguatan ketahanan energi nasional sekaligus salah satu pengembangan gas terbesar di Indonesia. Lantas, sebenarnya proyek apa Blok Masela itu, dan apa manfaatnya bagi Indonesia? Peresmian ini menandai dimulainya pembangunan Proyek Abadi Liquefied Na

Prabowo Groundbreaking Blok Masela: Apa Itu dan Untungnya buat Indonesia?

Rumah Sentul Eks Jampidsus Febrie Tak Masuk LHKPN, Kejagung: Tidak Tahu, Kami Hanya Cek Bukti Lapor

Ketidaksesuaian antara pengakuan kepemilikan rumah di Sentul dan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) Febrie Adriansyah memunculkan polemik baru. Menanggapi hal tersebut, Kejaksaan Agung menyatakan tidak mengetahui rincian aset yang dilaporkan setiap jaksa kepada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejagung, Anang Supriatna, mengatakan pelaporan LHKPN merupakan kewajiban pribadi masing-masing pejabat sehingga Kejagung hanya melakukan pendataan terkait

Rumah Sentul Eks Jampidsus Febrie Tak Masuk LHKPN, Kejagung: Tidak Tahu, Kami Hanya Cek Bukti Lapor

BPK Bongkar Ribuan Pendamping PKH Rangkap Kerja, Kemensos Baru Bergerak Usai Ketahuan

Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) menemukan adanya lebih dari 1.600 pendamping Program Keluarga Harapan (PKH) yang rangkap jabatan atau memiliki pekerjaan lain di luar tugas utamanya. Temuan ini diungkap Menteri Sosial RI Saifullah Yusuf saat rapat kerja bersama Komisi VIII DPR RI di Kompleks Parlemen, Rabu (15/7/2026). Praktik rangkap kerja tersebut terjadi setelah para pendamping PKH banyak yang diangkat menjadi Aparatur Sipil Negara Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K/PPPK). Kemensos

BPK Bongkar Ribuan Pendamping PKH Rangkap Kerja, Kemensos Baru Bergerak Usai Ketahuan

Demo Mahasiswa Digelar di Jakarta Hari Ini, Polisi Siapkan Rekayasa Lalu Lintas

Sejumlah mahasiswa dijadwalkan menggelar aksi unjuk rasa di kawasan Monumen Nasional (Monas), Jakarta Pusat, Kamis (16/7/2026). Untuk mengamankan jalannya demonstrasi, Polres Metro Jakarta Pusat mengerahkan 569 personel gabungan yang akan disiagakan di sekitar lokasi aksi. Kasi Humas Polres Metro Jakarta Pusat Iptu Erlyn Sumantri mengatakan, aksi akan digelar Koalisi Aktivis Banten Bangkit bersama sejumlah elemen massa lainnya. Unjuk rasa dijadwalkan berlangsung mulai pukul 10.00 WIB di kawasan

Demo Mahasiswa Digelar di Jakarta Hari Ini, Polisi Siapkan Rekayasa Lalu Lintas