AFU.id

Indeks Berita

Darurat Pelecehan Seksual, Skandal Ciawi-Pati Bukti Gagalnya Pengawasan Pendidikan

Dunia pendidikan Indonesia kembali diguncang skandal memilukan setelah belasan santri laki-laki di sebuah pondok pesantren di Ciawi, Bogor, diduga menjadi korban pelecehan seksual oleh oknum pengajar, menyusul kasus serupa yang melibatkan puluhan santriwati di Pati, Jawa Tengah. Rentetan tragedi ini memicu reaksi keras dari DPR RI yang menyebut situasi pendidikan nasional saat ini telah memasuki status alarm darurat kekerasan seksual yang harus segera dibongkar hingga ke akarnya. Di Kabupaten Bo

Darurat Pelecehan Seksual, Skandal Ciawi-Pati Bukti Gagalnya Pengawasan Pendidikan

Korupsi Proyek Jalan Sumut Diusut Lagi, Dua Saksi Mangkir dari Panggilan KPK

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI mendalami pengadaan barang dan jasa di lingkungan Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Wilayah Sumatera Utara, serta Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Provinsi Sumut. Juru Bicara KPK Budi Prasetyo mengatakan KPK mendalami hal tersebut dengan memeriksa 12 saksi pada 6 Mei 2026. “Penyidik mendalami pengetahuan saksi terkait pengadaan barang dan jasa di BBPJN dan Dinas PUPR Sumut,” ujar Budi kepada para jurnalis di Jakarta, Jumat, (8/5/26). Dia

Korupsi Proyek Jalan Sumut Diusut Lagi, Dua Saksi Mangkir dari Panggilan KPK

AS dan Iran Sepakat Damai, Akankah Rupiah Terus Menguat ke Posisi Rp17.333?

Meredanya ancaman eskalasi nuklir dan blokade laut di kawasan Timur Tengah kini menjadi penyelamat tak terduga bagi nilai tukar domestik dari tekanan hegemoni mata uang Amerika Serikat. "Pasar menyambut positif peluang damai," kata Analis ICDX Muhammad Amru Syifa di Jakarta, Kamis (8/5/2026). Katalis geopolitik tersebut secara analitis berhasil menarik laju rupiah naik 54 poin atau 0,31 persen hingga ditutup kokoh pada level Rp17.333 per dolar AS. "Penurunan permintaan terhadap dolar AS," urai A

AS dan Iran Sepakat Damai, Akankah Rupiah Terus Menguat ke Posisi Rp17.333?

Masa Inkubasi Enam Hari, WHO Pastikan Penyebaran Virushanta Kecil

Kesehatan Dunia (WHO) memastikan risiko penyebaran hantavirus rendah. Kemungkinan kasus baru bisa muncul, karena masa inkubasi virus ini berlangsung selama enam hari. Direktur Jenderal WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus mengatakan, tidak ada risiko bagi penduduk Kepulauan Canary terkait kasus hantavirus di kapal pesiar MV Hondius yang akan tiba di Canary dalam beberapa hari. “Kapal saat ini berlayar menuju Kepulauan Canary. Kami yakin Spanyol memiliki kapasitas untuk mengelola risiko ini, dan WHO me

Masa Inkubasi Enam Hari, WHO Pastikan Penyebaran Virushanta Kecil

Kasus Pencabulan 50 Santriwati, Izin Pesantren Pati Dicabut

Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Arifah Fauzi mendesak polisi untuk mempercepat proses penyidikan kasus kekerasan seksual terhadap santriwati di pondok pesantren di Kabupaten Pati, Jawa Tengah, pascapenangkapan tersangka pimpinan pesantren berinisial AS. "Apresiasi kami sampaikan kepada Polda Jawa Tengah dan Polresta Pati yang telah mengamankan tersangka setelah sebelumnya beberapa kali mangkir dari panggilan penyidik dan berupaya melarikan diri," kata Menteri PPPA Arifah Fau

Kasus Pencabulan 50 Santriwati, Izin Pesantren Pati Dicabut

Eks Ajudan Prabowo Gantikan Yudi Abrimantyo Jadi Kepala Bais TNI

Letjen TNI Robi Herbawan ditunjuk menjadi Kepala Badan Intelijen Strategis (Bais) TNI. Robi menggantikan Letjen TNI Yudi Abrimantyo yang sebelumnya mengundurkan diri dari jabatan tersebut. Penunjukan Robi menjadi perhatian karena ia pernah menjadi ajudan Prabowo Subianto pada 1995 hingga 1998. Saat itu, Prabowo menjabat sebagai Komandan Jenderal Komando Pasukan Khusus. Kepala Biro Informasi Pertahanan Sekretariat Jenderal Kementerian Pertahanan Brigjen TNI Rico Ricardo Sirait membenarkan penunju

Eks Ajudan Prabowo Gantikan Yudi Abrimantyo Jadi Kepala Bais TNI

Hapus Budaya Diam, Cara Jitu Hentikan Rantai Kekerasan di Masyarakat

Fenomena kekerasan yang beruntun di berbagai institusi—mulai dari medis, agama, hingga pengasuhan anak—menunjukkan adanya keretakan sistemik dalam ruang yang seharusnya menjadi ruang aman. Bulan April- Mei 2026 ini menjadi bulan yang diramaikan dengan isu kekerasan di berbagai lembaga. Di awal April, terjadi kasus dugaan pelecehan seksual secara verbal lewat sebuah grup percakapan yang dilakukan mahasiswa di beberapa kampus besar. Belum reda kasus tersebut, pertengahan April kembali merebak kasu

Hapus Budaya Diam, Cara Jitu Hentikan Rantai Kekerasan di Masyarakat

Pengangguran: Persamaan Nasib Pekerja Gen Z di AS dan Indonesia

Fenomena gesekan antara Generai Z (Gen Z) dan dunia kerja terjadi di banyak negara. Hanya saja di negara maju seperti Amerika Serikat (AS) permasalahannya jauh berbeda dengan di Indonesia. Di AS, berdasarkan survei Intelligent mengungkapkan, enam dari 10 perusahaan memilih memecat karyawan Gen Z beberapa bulan setelah mereka bekerja. Profesor New York University (NYU), Suzy Welch mengatakan, hanya 2 persen dari Generasi Z yang memiliki nilai-nilai yang diinginkan dan dicari oleh manajer perekrut

Pengangguran: Persamaan Nasib Pekerja Gen Z di AS dan Indonesia

Kematian Myta Bongkar Jam Kerja Dokter Magang, Kini Dibatasi 40 Jam Sepekan

Kementerian Kesehatan memperbaiki aturan program dokter magang (internship) mulai dari jam kerja, kesejahteraan, hingga evaluasi akhir periode, guna meningkatkan tata kelola, menindaklanjuti laporan meninggalnya dr. Myta Aprilia Azmi, dokter yang magang di RSUD KH Daud Arif. "Program internship itu sudah 10 tahun berjalan. Kita juga melihat bahwa banyak perilaku-perilaku atau proses-proses dan budaya-budaya yang harus kita perbaiki. Dan karena budaya ini sudah berjalan sejak agak lama juga tidak

Kematian Myta Bongkar Jam Kerja Dokter Magang, Kini Dibatasi 40 Jam Sepekan

Rumah dan Mobil Bukan Lagi Ukuran, Anak Muda Pilih Hidup Fleksibel

Sosiolog Imam Prasodjo mengemukakan bahwa kebanyakan kaum muda sekarang, termasuk generasi Milenial dan Gen Z, memiliki ukuran hidup nyaman yang berbeda dengan generasi sebelumnya. "Kalau generasi dulu ukuran nyaman itu rumah besar, tanah, mobil. Kalau generasi sekarang lebih ke fleksibilitas hidupnya," kata Imam Kamis, (7/5/26). Menurut dia, generasi muda saat ini umumnya cenderung lebih mengutamakan fleksibilitas, mobilitas, dan kemudahan akses ke fasilitas umum ketimbang kepemilikan aset fisi

Rumah dan Mobil Bukan Lagi Ukuran, Anak Muda Pilih Hidup Fleksibel