AFU.id
Akbar Faizal Uncensored

LAKSANA TRI HANDOKO JAWAB GUGATAN SOAL BRIN: ADA AREA GELAP DI EIJKMAN | AF UNCENSORED

38,0 rb kali ditonton

Beredar petisi pengembalian lembaga-lembaga riset ke unit/lembaga sebelum disatukan dalam BRIN (Badan Riset dan Inovasi Nasional). Penandatangan petisi adalah para profesor dari berbagai perguruan tinggi. Puluhan jumlahnya dan beredar secara daring. Gejolak dimulai setelah Eijkman —lembaga riset molekular— yang namanya kesohor juga ikut dilebur. Namun beberapa penelitinya menulis omelan dan penolakan di medsos. Ribut. Kepala BRIN menjawab banyak hal di AFU tentang semua gugatan itu. Soal peran pemerintah yang terlalu dominan dalam hal riset nasional, soal kegagalan riset yang bahkan mencapai 80%, soal alasan utama Megawati menjadi ketua dewan pengarah BRIN. Juga, tentang apa penyebab mandegnya dunia riset, soal biaya riset yang puluhan triliun, soal alasan utama sikapnya yang keras pada standar kualitas seorang peneliti yang sedang dirancangnya. Hingga soal isi dapur Eijkman yang disebutnya ada ‘area gelap’ sebagai penyebab keberatan beberapa pihak di internal Eijkman. Juga soal gaji seorang peneliti. “Saya jamin kita akan lampaui Malaysia dalam lima tahun kedepan,” kata Handoko. Kenapa Malaysia yang jadi acuan? #Eijkman #BRIN #Riset _______________________________ Akbar Faizal Uncensored, sebuah podcast politik dari Nagara Institute. dengar podcast ini di spotify: https://open.spotify.com/show/0waubOpAvdFRXfFhajyH3S Episode sebelumnya: https://www.youtube.com/watch?v=GxgUc9kjMwk Ikuti sosial media di: https://www.instagram.com/AF_Uncensored https://www.tiktok.com/@afuncensored



Berita Pilihan