AFU.id

Indeks Berita

Bawa 58 Kg Sabu, Buronan Ditangkap Setelah Kabur Selama 6 Bulan

Tim gabungan Polda Jambi dan Mabes Polri menangkap M. Alung Ramadhan (23), buronan kasus kurir 58 kilogram sabu yang sempat kabur saat diperiksa di ruang penyidik Polda Jambi pada 11 Oktober 2025. "Setelah masuk daftar pencarian orang atau DPO selama hampir enam bulan, pelarian Alung akhirnya berakhir. Tersangka ditangkap saat hendak kabur lagi dari Jambi menuju Riau menggunakan minibus bersama enam orang rekannya," kata Kapolda Jambi Irjen Pol Krisno H Siregar, di Jambi Kamis, (16/04/26). Alung

Bawa 58 Kg Sabu, Buronan Ditangkap Setelah Kabur Selama 6 Bulan

Memaklumi Pengusaha MBG yang Doyan Pamer di Sosial Media, Menko Muhaimin: Itu Ungkapan Syukur

Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat (Menko PM) Muhaimin Iskandar mengingatkan mitra hingga relawan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) agar tidak overacting (terlalu berlebihan) ketika menjalankan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) sebagai pengusaha baru. "(Melalui Program MBG) ya tentu pertama, tumbuhnya pengusaha-pengusaha baru produk SPPG, produk BGN ini yang kita rasakan. Ada juga yang overacting tentu saja, tetapi, ya tolong lah, semua itu bagian dari dinamika kita pahami.

Memaklumi Pengusaha MBG yang Doyan Pamer di Sosial Media, Menko Muhaimin: Itu Ungkapan Syukur

Label Gizi Tetapkan 100 ml, Konsumsi Nyata Capai 500 ml

Forum Warga Kota (FAKTA) Indonesia menolak rencana penerapan sistem pelabelan Nutri-Level karena dinilai berpotensi mencederai hak konsumen, khususnya hak atas informasi yang jelas, jujur, dan tidak menyesatkan. "Kami meminta rencana penerapan Nutri,-Level yang tidak memiliki dasar hukum yang kuat harus dibatalkan," kata Ketua FAKTA Indonesia Ari Subagio Wibowo dalam keterangannya di Jakarta, Kamis, (16/4/26). Menurut dia, dalam konteks literasi gizi masyarakat Indonesia yang dinilai masih renda

Label Gizi Tetapkan 100 ml, Konsumsi Nyata Capai 500 ml

Dugaan Pungli di Jembatan Air Sugihan, Polres Banyuasin: Mungkin Itu Pembayaran Lahan Warga

Kepolisian Resor (Polres) Banyuasin, Sumatera Selatan, menyelidiki dugaan praktik pungutan liar (pungli) terhadap pengendara saat melintas di Jembatan Air Sugihan terkait video viral yang beredar di media sosial belum lama ini. Kapolres Banyuasin AKBP Risnan Aldino di Banyuasin, Kamis, menyatakan langkah tersebut diambil guna menanggapi video viral di media sosial pada pertengahan April 2026 yang menarasikan adanya biaya senilai Rp50.000 bagi setiap kendaraan. "Kami telah mengerahkan petugas unt

Dugaan Pungli di Jembatan Air Sugihan, Polres Banyuasin: Mungkin Itu Pembayaran Lahan Warga

Dinilai Menzalimi Surya Paloh, Ketua Nasdem Sumsel Minta Tempo Minta Maaf dan Klarifikasi

Kader Partai Nasional Demokrat (NasDem) Provinsi Sulawesi Selatan merespons pemberitaan Majalah Tempo dengan menggelar aksi solidaritas terkait berita bernarasi 'akuisisi' partai tersebut dengan partai laindi depan Monumen Mandala, Jalan Jenderal Sudirman Makassar, Kamis. "Mengkritik boleh, memberikan masukan boleh. Tapi, kalau sudah masuk pada wilayah yang 'menjudge' NasDem ini diakuisisi, NasDem ini mau dijual, itu tidak boleh. Nasdem bukan perusahaan," ujar Ketua DPW Partai NasDem Sulsel Syah

Dinilai Menzalimi Surya Paloh, Ketua Nasdem Sumsel Minta Tempo Minta Maaf dan Klarifikasi

Guru Honorer Tercatat Beli Ferrari, Polisi Selidiki Pencatutan Identitas

Seorang guru honorer di Kabupaten Kuningan, Jawa Barat, Rizal Nurdimansyah (39), melaporkan dugaan pencatutan identitas ke kepolisian setempat setelah namanya tercatat sebagai pembeli mobil mewah Ferrari 458 Speciale Aperta senilai miliaran rupiah. Rizal mengatakan laporan tersebut sudah disampaikan ke Polres Kuningan pada Kamis (16/4), setelah memastikan adanya data kendaraan atas namanya di Kantor Samsat setempat. "Yang pertama mungkin ini termasuk penyalahgunaan identitas yang dipakai untuk p

Guru Honorer Tercatat Beli Ferrari, Polisi Selidiki Pencatutan Identitas

Krisis Air Bersih Menghantui Masyarakat Samarinda, Distribusi Air Bergilir Jadi Pilihan Terburuk

Perumda Tirta Kencana Kota Samarinda, Kalimantan Timur, mengeluarkan imbauan resmi kepada masyarakat untuk mulai bijak dalam menggunakan air bersih serta menyiapkan wadah penampungan, sebagai antisipasi musim kemarau tahun 2026. Asisten Manajer Humas Perumda Tirta Kencana Samarinda, Haidir Fadli di Samarinda, Kamis, menjelaskan bahwa meski saat ini pasokan masih stabil, volume air baku di sejumlah wilayah mulai menunjukkan gejala penyusutan. “Alhamdulillah, saat ini 18 Instalasi Pengolahan Air (

Krisis Air Bersih Menghantui Masyarakat Samarinda, Distribusi Air Bergilir Jadi Pilihan Terburuk

Delapan Korban Helikopter PK-CFX Belum Ditemukan, Evakuasi Terhambat Medan Terjal dan Gelap

Tim pencarian gabungan memutuskan menunda proses evakuasi korban helikopter milik PT Matthew Air dengan nomor registrasi PK-CFX hingga Jumat (17/4) besok, karena kondisi medan dan keterbatasan jarak pandang di lokasi jatuhnya helikopter di Sekadau. "Tim sudah berada di lokasi jatuhnya helikopter. Namun karena kondisi gelap dan medan yang terjal, evakuasi belum memungkinkan dilakukan malam ini," kata Kabagops Polres Sekadau AKP Sugiyanto di Nanga Taman, Jumat malam. Dia mengatakan tim gabungan ya

Delapan Korban Helikopter PK-CFX Belum Ditemukan, Evakuasi Terhambat Medan Terjal dan Gelap

Kerangka Manusia di Citarum, Identifikasi Dikaitkan dengan Laporan Orang Hilang

Kepolisian Resor Kota (Polresta) Bandung, Jawa Barat, melakukan identifikasi terhadap kerangka manusia yang ditemukan di bawah jembatan Sungai Citarum antara Baleendah dan Dayeuhkolot. Kapolsek Baleendah AKP Hendri Noki di Bandung, Kamis, mengatakan kerangka tersebut telah dievakuasi dan dibawa ke rumah sakit untuk diperiksa lebih lanjut oleh tim Inafis Polresta Bandung. “Kerangka sudah dibawa untuk diidentifikasi oleh tim Inafis. Ada dugaan dari pihak keluarga yang sudah kehilangan anggotanya s

Kerangka Manusia di Citarum, Identifikasi Dikaitkan dengan Laporan Orang Hilang

TPS Ilegal di Tambun Bekasi Ditutup Permanen Setelah Belasan Tahun Beroperasi dan Hasilkan 20.000 Ton Sampah

Pemerintah Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, mengerahkan 18 truk untuk mengangkut gunungan sampah seberat 20.000 ton secara bertahap pada area tempat pembuangan sampah (TPS) ilegal di Kampung Turi, Desa Sriamur, Kecamatan Tambun Utara. "Berdasarkan estimasi, volume sampah di TPS ilegal ini mencapai 20.000 ton sehingga membutuhkan penanganan serius didukung sumber daya memadai," kata Kepala UPTD Wilayah II Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Bekasi Adi Suryana, di Bekasi, Kamis. Hamparan sampah di lokas

TPS Ilegal di Tambun Bekasi Ditutup Permanen Setelah Belasan Tahun Beroperasi dan Hasilkan 20.000 Ton Sampah